Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Jul 2026 13:04 WIB

Panggung Syukuran Hari Nelayan Sukabumi Gempar, Pria Tak Dikenal Terobos Panggung dan Peluk Tantri Kotak


					Momen vokalis grup band Kotak, Tantri (tengah), dan personel lainnya saat menyapa ribuan penonton pada malam penutupan Syukuran Hari Nelayan ke-69 di Pantai Palangpang, Sukabumi. Konser ini kemudian dihebohkan dengan insiden seorang pria tak dikenal yang menerobos panggung dan mencoba merangkul Tantri. Perbesar

Momen vokalis grup band Kotak, Tantri (tengah), dan personel lainnya saat menyapa ribuan penonton pada malam penutupan Syukuran Hari Nelayan ke-69 di Pantai Palangpang, Sukabumi. Konser ini kemudian dihebohkan dengan insiden seorang pria tak dikenal yang menerobos panggung dan mencoba merangkul Tantri.

JENTERANEWS.com — Suasana penutupan panggung Syukuran Hari Nelayan ke-69 dan Festival Seni Budaya di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, mendadak gempar. Vokalis grup band Kotak, Tantri, menjadi korban aksi nekat seorang pria tak dikenal yang menerobos barikade keamanan dan langsung merangkulnya di atas panggung kawasan Geopark Ciletuh tersebut.

Insiden yang sempat terekam kamera penonton dan viral di media sosial itu terjadi pada detik-detik akhir penutupan acara, sekitar pukul 22.30 WIB, tepat setelah Kotak menyelesaikan lagu pamungkas mereka.

Menurut keterangan panitia penyelenggara, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat saat para personel Kotak sedang menyapa dan berpamitan kepada para penonton.

“Itu acara pas mau closing. Sudah nyanyi lagu terakhir dan sudah pamit juga ke penonton,” ujar salah satu panitia acara, Mudrika, Selasa (21/7/2026).

Namun, kemeriahan malam penutupan seketika berubah menjadi kebingungan. Pria misterius tersebut memanfaatkan celah keamanan di area panggung untuk menerobos masuk.

“Pas selesai nyanyi, tiba-tiba ada salah satu penonton nyelonong naik ke panggung dan langsung mau merangkul Tantri,” tutur Mudrika menjelaskan detik-detik insiden tersebut.

Pihak penyelenggara mengakui adanya celah pengamanan pada penghujung acara. Fokus panitia dan tim keamanan di area panggung terpecah karena sedang berkonsentrasi mempersiapkan agenda foto bersama.

“Kami panitia juga sudah kurang perhatian, soalnya kami mau persiapan untuk acara foto bersama di batas panggung,” aku Mudrika.

Aksi nekat pria yang identitasnya belum diketahui tersebut berdampak langsung pada rangkaian acara. Panitia memutuskan untuk membatalkan seluruh agenda yang tersisa, termasuk sesi foto bersama dengan grup band papan atas tersebut.

“Acara foto bersama pun tidak jadi gara-gara ada kejadian tersebut. Dan semua panitia tidak ada yang kenal sama orang tersebut,” tegasnya.

Petugas keamanan dari Satuan Pengendalian Massa (Dalmas) yang bertugas di lokasi bergerak cepat meredam situasi. Pelaku langsung dilumpuhkan di tempat dan diamankan dari area panggung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Si pelaku langsung diamankan oleh teman-teman anggota yang pada saat itu melakukan pengamanan. Setelah diamankan oleh teman-teman Dalmas, kami tidak tahu kelanjutannya,” lanjut Mudrika.

Atas peristiwa yang mengejutkan publik dan merusak kekhusyukan penutupan festival seni budaya tersebut, pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada Tantri dan seluruh personel grup band Kotak.(*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dugaan Pencabulan 12 Anak di Sukabumi, Lansia Berinisial MH Digerebek Warga

22 Juli 2026 - 12:48 WIB

Pemkab Sukabumi Dukung Rubi Wujudkan Sukabumi Pusat Bonsai Nasional

22 Juli 2026 - 12:40 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), memimpin audiensi bersama pengurus Rumah Bonsai (Rubi) Cabang Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan potensi bonsai lokal serta rencana penyelenggaraan pameran bonsai dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.

Gempar! Pemuda di Pabuaran Sukabumi Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

22 Juli 2026 - 12:25 WIB

Petugas gabungan dari Polri, TNI, tim kesehatan desa, dan aparat kecamatan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh Jaelani (27) di dalam rumah tempat ditemukannya korban di Kampung Cijulang, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran. Jasad korban terlihat dibaringkan di atas tikar setelah diturunkan dari jeratan tali. Beberapa anggota keluarga dan warga turut mendampingi. (Wajah korban disensor demi alasan privasi).

Tersengat Listrik Tegangan Tinggi dan Terjatuh dari Atap, Pekerja Proyek TK di Purabaya Meninggal Dunia

21 Juli 2026 - 20:56 WIB

Petugas kepolisian menunjuk titik lokasi jatuhnya korban dari atap gedung TK PGRI Melati, Kampung Caringin, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Sukabumi.

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.
Trending di Sukabumi