Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Sep 2026 09:29 WIB

Diduga Curi Ponsel Pedagang Cuanki, Pria Bertato Diikat Warga di Tiang Lampu Jalan Ahmad Yani Sukabumi


					Ilustrasi (AI) Perbesar

Ilustrasi (AI)

JENTERANEWS.com – Seorang pria bertato menjadi sasaran amuk massa dan diikat pada tiang lampu jalan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (31/8/2026) malam. Pria tersebut ditangkap warga sekitar pukul 19.00 WIB lantaran diduga kuat merupakan pelaku pencurian telepon seluler milik seorang pedagang cuanki.

Aksi penangkapan bermula saat warga sekitar mengenali ciri-ciri fisik terduga pelaku yang dinilai identik dengan sosok dalam rekaman kamera pengawas. Sehari sebelumnya, seorang pedagang cuanki yang biasa mangkal di lokasi tersebut dilaporkan kehilangan telepon seluler.

“Setelah dilakukan pengecekan pada rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, wajah dan ciri-ciri pria tersebut sangat mirip dengan pelaku pencurian telepon seluler milik pedagang cuanki sehari sebelumnya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Massa yang geram sempat menghakimi terduga pelaku hingga mengalami luka-luka. Guna mencegah terduga pelaku melarikan diri, warga kemudian mengikatnya di tiang lampu jalan sembari menunggu kedatangan aparat kepolisian. Peristiwa tersebut sempat direkam oleh pengguna jalan dan viral di media sosial.

Petugas kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengendalikan situasi dan mengamankan terduga pelaku dari amukan massa. Pria bertato tersebut langsung dibawa ke markas kepolisian setempat guna menjalani penanganan medis awal serta proses pemeriksaan dan penyelidikan hukum lebih lanjut(*)

Laporan: Awan


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Kemenag Kota Sukabumi Tegaskan Ijazah Hak Akademik Siswa, Dilarang Ditahan Akibat Urusan Komite

1 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi, saat memberikan penegasan terkait larangan penahanan ijazah siswa di kantornya, Senin (31/8/2026).

Ngamuk hingga Rampas Ponsel Guru, Oknum Wartawan Pemeras Sekolah di Sukabumi Ternyata Pemakai Sabu

1 September 2026 - 08:59 WIB

Tangkapan layar dari video yang viral memperlihatkan oknum wartawan berinisial AS (46) saat sedang mengamuk dan mengacungkan jari telunjuknya ke arah kepala sekolah SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam sebuah rekaman video yang mendadak viral di media sosial.

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Razia Miras di Wilayah Utara Sukabumi, Polisi Sita 276 Botol Minuman Keras

30 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Petugas Satres Narkoba Polres Sukabumi mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal hasil razia di wilayah hukum Polres Sukabumi bagian utara, Sabtu (29/8/2026) malam. Barang bukti sebanyak 276 botol miras berbagai merek tersebut diperlihatkan di depan Pos Polisi Tol Bocimi sebelum diamankan lebih lanjut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK

29 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Sesosok Mayat Perempuan Bertato Ditemukan di Pantai Karang Hawu Sukabumi

28 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, didampingi anggota TNI dan tim terkait, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan sesosok jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan di tepi Pantai Karang Hawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) pagi. Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pedagang dalam posisi terlentang. Saat ini, jasad telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas dan penyebab kematiannya.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca