Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 21 Sep 2026 07:52 WIB

Wapres Gibran Sesalkan Aksi Staf SPPG Bantul yang Olok Korban Keracunan MBG di Karo


					Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi siswa korban keracunan makanan di ruang perawatan rumah sakit di Karo, Sumatera Utara. Perbesar

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi siswa korban keracunan makanan di ruang perawatan rumah sakit di Karo, Sumatera Utara.

JENTERANEWS.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyayangkan tindakan seorang oknum pegawai Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Bantul yang diduga mengolok-olok siswa korban keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (20/9/2026), Gibran menegaskan pentingnya menjaga ruang publik agar tetap aman dan ramah bagi semua pihak, terutama anak-anak. Ia meminta agar para korban yang sedang menjalani pemulihan tidak menjadi sasaran perundungan.

“Perkataan oknum SPPG ini sangat disayangkan. Mari kita bersama menjaga ruang publik yang aman dan ramah bagi semua. Jangan sampai anak-anak justru menjadi korban perundungan,” ujar Gibran.

Sorotan ini bermula dari beredarnya video seorang pria staf dapur SPPG yang menyantap sepotong chicken katsu sembari melontarkan gurauan. Dalam video tersebut, pria itu berkata, “Gua makan chicken katsu masakan kemarin apakah masih enak oh tidak. Ingatanku hilang 70 persen.”

Kalimat tersebut dinilai warganet menyindir kondisi Febiona Purba, siswi SMK Bersama Berastagi di Karo. Febiona sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, trauma, hingga penurunan daya ingat pascainsiden keracunan massal MBG di sekolahnya.

Merespons kondisi para korban di lapangan, Wapres Gibran membawa tim dokter pribadinya langsung ke Karo untuk memberikan perawatan medis optimal bagi para siswa yang terdampak. Dalam peninjauannya, Gibran juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban dan menjamin seluruh biaya serta proses pemulihan kesehatan para siswa hingga sembuh total.

Pemerintah berkomitmen untuk mengevaluasi pelaksanaan program MBG di lapangan, baik dari segi kualitas dan keamanan pangan maupun etika para petugas pelaksana di tingkat daerah.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Hapus Kelaparan dan Kemiskinan di Indonesia

21 September 2026 - 07:40 WIB

Pertalite Tak Lagi Dijual di Sejumlah SPBU, Kementerian ESDM Ungkap Alasannya

19 Mei 2026 - 09:25 WIB

Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026

17 Mei 2026 - 19:32 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar (kedua dari kanan) bersama perwakilan Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan jajaran terkait saat memberikan keterangan pers usai memimpin Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1447 H di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (17/5/2026). Pemerintah melalui sidang isbat tersebut resmi menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah 1447 H) akan diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026.

RI Bidik Minyak Rusia, Amankan Pasokan Energi Jangka Panjang di Tengah Gejolak Global

15 April 2026 - 07:06 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah kiri, ber-peci) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah kanan) mengadakan pertemuan tingkat tinggi di Istana Kremlin, Moskwa, pada Senin (13/4/2026). Pertemuan ini membahas secara konkret kerja sama strategis di sektor energi dan sumber daya mineral, termasuk rencana Indonesia untuk mengimpor minyak mentah jangka panjang dari Rusia demi menjamin keamanan pasokan energi nasional. (Tangkapan layar

Ratusan Kepala Desa Terjerat Korupsi, Pemerintah Alihkan 58% Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih

24 Februari 2026 - 08:24 WIB

ilustrasi
Trending di Pemerintah

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca