Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 10 Okt 2025 10:56 WIB

Adu Banteng di Jalan A Yani Sukabumi, Dua Motor Tabrakan, Satu Pengendara Patah Tulang


					Proses penanganan korban kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan A Yani, Sukabumi, Kamis malam (9/10/2025). Pengendara motor Honda Vario (MRD, 22) harus dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH setelah menderita luka serius akibat tabrakan. Perbesar

Proses penanganan korban kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan A Yani, Sukabumi, Kamis malam (9/10/2025). Pengendara motor Honda Vario (MRD, 22) harus dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH setelah menderita luka serius akibat tabrakan.

JENTERANEWS.com — Sebuah kecelakaan lalu lintas serius jenis “adu banteng” melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan A Yani, tepatnya di depan Digital Parabola, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, pada Kamis malam (9/10/2025) sekitar pukul 21:15 WIB. Insiden tragis ini mengakibatkan satu pengendara mengalami luka parah hingga dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor Polisi F 6794 WAI yang dikendarai oleh RK (19) dan sepeda motor Honda Vario bernomor Polisi F 4811 FDL yang dikendarai oleh MRD (22). Kedua kendaraan ini dilaporkan melaju dari arah yang berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andika Pratistha, membenarkan peristiwa ini dan menyampaikan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). “Keduanya melaju dari arah berlawanan, motor Honda Beat melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Sukaraja, sedangkan motor Honda Vario melaju dari arah sebaliknya,” jelas Ipda Andika.

Pengendara Honda Vario, MRD, dikabarkan mengalami luka serius, termasuk dugaan patah tulang, sehingga harus segera dievakuasi dan menjalani perawatan intensif di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Sementara itu, kedua unit sepeda motor yang terlibat mengalami kerusakan material cukup parah.

Ipda Andika juga mengungkapkan dugaan sementara mengenai pemicu kecelakaan nahas tersebut. Fokus penyelidikan mengarah pada kelalaian pengendara Honda Beat, RK.

“RK diduga mengendarai kendaraannya kurang hati-hati dan tidak memprioritaskan pejalan utama. Pada saat di tempat kejadian, kendaraan tersebut saat akan berbelok ke arah kanan ke arah Gg. Limus, datang kendaraan sepeda motor Honda Vario dari arah Ciaul menuju ke arah Kota Sukabumi. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan lalu lintas tidak bisa dihindari,” ungkap Ipda Andika.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, terutama saat melakukan manuver belok di jalan utama, guna menghindari insiden serupa yang merenggut korban luka. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami lebih lanjut hasil olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi.(*)


Reporter: Deni Nurman

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa