Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Jan 2026 17:27 WIB

Asyik Main Bola, 8 Wisatawan Asal Cisaat Nyaris Digulung Ombak di Pantai Kebon Kelapa Cisolok


					Sejumlah wisatawan yang menjadi korban laka laut tampak lemas usai berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan Satpol Airud Polres Sukabumi dan Balawista di Pantai Kebon Kelapa, Cisolok, Minggu (4/1/2026). Perbesar

Sejumlah wisatawan yang menjadi korban laka laut tampak lemas usai berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan Satpol Airud Polres Sukabumi dan Balawista di Pantai Kebon Kelapa, Cisolok, Minggu (4/1/2026).

JENTERANEWS.com – Keceriaan liburan awal tahun di kawasan wisata Pantai Kebon Kelapa, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu (4/1/2026) siang. Sebanyak delapan orang wisatawan nyaris meregang nyawa setelah terseret ombak besar saat tengah asyik bermain sepak bola di bibir pantai.

Insiden kecelakaan laut (laka laut) ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedelapan korban merupakan rombongan wisatawan asal Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat para korban lengah akan kondisi ombak yang tiba-tiba meninggi.

“Awalnya korban sedang bermain bola di pinggir pantai. Tanpa diduga, datang ombak besar yang langsung menyeret salah satu korban ke tengah laut dan sempat membuatnya tenggelam,” ungkap AKP Dadi kepada awak media di lokasi kejadian.

Situasi semakin dramatis ketika rekan-rekan korban berusaha memberikan pertolongan. Niat hati ingin menyelamatkan teman, mereka justru ikut terseret derasnya arus balik ombak ke tengah laut.

Beruntung, personel Satpol Airud Polres Sukabumi bersama petugas Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) yang bersiaga di pos pengamanan bertindak cepat. Melihat adanya wisatawan yang melambai meminta tolong, petugas langsung terjun melakukan upaya penyelamatan.

“Melihat kejadian tersebut, anggota kami bersama Balawista langsung bergerak cepat (gercep). Alhamdulillah, sebanyak delapan orang korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke darat dalam keadaan selamat, meskipun dalam kondisi lemas dan syok,” jelas Dadi.

Adapun identitas salah satu korban diketahui bernama Rifal (16). Sementara tujuh rekan lainnya yang turut menjadi korban adalah Akew, Ridwan, Pirman, Fahri, Soma, Badar, dan Nabil. Setelah dievakuasi, para korban langsung mendapatkan penanganan pertama di tepi pantai untuk memulihkan kondisi fisik mereka.

Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian kembali mempertegas imbauan kepada para pengunjung pantai di wilayah Sukabumi. AKP Dadi meminta wisatawan untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang kerap tidak menentu.

“Kami dari pihak kepolisian tak henti-hentinya mengimbau wisatawan agar selalu waspada terhadap potensi gelombang besar. Mohon patuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama, terutama saat beraktivitas di zona air,” tandasnya.(*)

 

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Jalankan Fungsi Pengawasan, DPRD Kabupaten Sukabumi Serahkan Rekomendasi Strategis LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

22 April 2026 - 19:05 WIB

KETUA DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kedua dari kiri), menjabat tangan dan menyerahkan dokumen rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), pada Rapat Paripurna di ruang sidang utama, Palabuhanratu, Selasa (21/4/2026). Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Wakil Bupati H. Andreas (paling kiri) dan pimpinan DPRD lainnya.

Kejar PAD dan Tegakkan Aturan, DPRD Sukabumi Ultimatum Perusahaan Farmasi di Parungkuda Terkait Izin dan Tata Ruang

22 April 2026 - 18:49 WIB

Suasana rapat koordinasi jajaran pejabat dan pemangku kepentingan yang berlangsung serius di sebuah ruang pertemuan. Tampak beberapa peserta di meja rapat berbentuk U sedang menggunakan laptop untuk meninjau materi presentasi, sementara seorang pria berseragam di ujung meja memberikan arahan.

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi: Sebuah Rumah Panggung di Gegerbitung Roboh, Warga Diimbau Waspada

22 April 2026 - 18:18 WIB

Petugas gabungan dari P2BK, Satpol PP, Babinsa, dan Tagana Kabupaten Sukabumi berdiri di hadapan reruntuhan rumah panggung milik Ibu Manah di Kampung Cipari, Desa Cijurey, usai melakukan peninjauan dan koordinasi lapangan terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Provinsi Cimaja-Cibareno Sukabumi, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan Cepat

21 April 2026 - 18:53 WIB

Material longsor dan pohon tumbang menutupi jalur Cimaja-Cibareno akibat hujan lebat pada Selasa (21/4/2026). Gambar menunjukkan kondisi jalan yang terhalang total, sementara hujan masih mengguyur. Di latar depan, tampak sepeda motor petugas dan seorang dengan penutup kepala bermotif pisang yang unik sedang mengamati situasi. Tim URC Bima Sakti langsung dikerahkan untuk pembersihan.

Rapat Dinas April 2026: Bupati Sukabumi Tegaskan Kedisiplinan ASN dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

21 April 2026 - 17:00 WIB

RAPAT DINAS. Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/2026). Rapat ini difokuskan pada penegakan disiplin ASN di tengah efisiensi anggaran dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Korsleting Picu Kebakaran Gardu PLN di Cikembar Sukabumi, Petugas Damkar Bertindak Cepat

21 April 2026 - 16:52 WIB

Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi dari Posko VIII Cikembar mengerahkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan titik api akibat korsleting pada instalasi kabel gardu listrik PLN di Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Cikembar, Sukabumi, Selasa (21/04/2026) pagi. Respon cepat petugas berhasil menjinakkan api dalam waktu singkat tanpa korban jiwa.
Trending di Sukabumi