JENTERANEWS.com – Keceriaan liburan awal tahun di kawasan wisata Pantai Kebon Kelapa, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu (4/1/2026) siang. Sebanyak delapan orang wisatawan nyaris meregang nyawa setelah terseret ombak besar saat tengah asyik bermain sepak bola di bibir pantai.
Insiden kecelakaan laut (laka laut) ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedelapan korban merupakan rombongan wisatawan asal Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.
Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat para korban lengah akan kondisi ombak yang tiba-tiba meninggi.
“Awalnya korban sedang bermain bola di pinggir pantai. Tanpa diduga, datang ombak besar yang langsung menyeret salah satu korban ke tengah laut dan sempat membuatnya tenggelam,” ungkap AKP Dadi kepada awak media di lokasi kejadian.
Situasi semakin dramatis ketika rekan-rekan korban berusaha memberikan pertolongan. Niat hati ingin menyelamatkan teman, mereka justru ikut terseret derasnya arus balik ombak ke tengah laut.
Beruntung, personel Satpol Airud Polres Sukabumi bersama petugas Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) yang bersiaga di pos pengamanan bertindak cepat. Melihat adanya wisatawan yang melambai meminta tolong, petugas langsung terjun melakukan upaya penyelamatan.
“Melihat kejadian tersebut, anggota kami bersama Balawista langsung bergerak cepat (gercep). Alhamdulillah, sebanyak delapan orang korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke darat dalam keadaan selamat, meskipun dalam kondisi lemas dan syok,” jelas Dadi.
Adapun identitas salah satu korban diketahui bernama Rifal (16). Sementara tujuh rekan lainnya yang turut menjadi korban adalah Akew, Ridwan, Pirman, Fahri, Soma, Badar, dan Nabil. Setelah dievakuasi, para korban langsung mendapatkan penanganan pertama di tepi pantai untuk memulihkan kondisi fisik mereka.
Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian kembali mempertegas imbauan kepada para pengunjung pantai di wilayah Sukabumi. AKP Dadi meminta wisatawan untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang kerap tidak menentu.
“Kami dari pihak kepolisian tak henti-hentinya mengimbau wisatawan agar selalu waspada terhadap potensi gelombang besar. Mohon patuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama, terutama saat beraktivitas di zona air,” tandasnya.(*)















