Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Jan 2026 18:13 WIB

Awali 2026, Bupati Sukabumi Asep Japar Instruksikan Siaga Bencana dan Genjot Tiga Sektor Prioritas


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi jajaran pimpinan daerah saat memimpin Rapat Dinas Bulan Januari 2026 di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Senin (19/1/2026). Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi jajaran pimpinan daerah saat memimpin Rapat Dinas Bulan Januari 2026 di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Senin (19/1/2026).

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelar Rapat Dinas Bulanan perdana tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, Senin (19/1/2026). Dalam forum strategis tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menekankan urgensi soliditas antarperangkat daerah, khususnya dalam merespons potensi bencana alam dan menjaga kualitas pelayanan publik di tengah tantangan anggaran.

Rapat yang dipandu oleh Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman ini dihadiri oleh Wakil Bupati H. Andreas, para asisten daerah, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh camat se-Kabupaten Sukabumi.

Menjadi sorotan utama dalam arahannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa manajemen bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi. Ia menginstruksikan para camat untuk menjadi garda terdepan saat terjadi insiden di wilayahnya.

“Penanganan bencana adalah tanggung jawab kita bersama. Saya meminta para camat untuk langsung turun ke lapangan saat bencana terjadi, bahkan sebelum instansi teknis tiba. Sampaikan informasi akurat kepada masyarakat agar situasi tetap kondusif,” tegas Asep Japar.

Kerja sama konkret dalam mitigasi bencana juga diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sukabumi dengan Perum Perhutani KPH Sukabumi yang dilakukan di sela-sela rapat.

Menyinggung kondisi fiskal daerah yang mengalami penurunan, Bupati meminta seluruh jajaran birokrasi tidak mengendurkan semangat kerja. Ia menggarisbawahi bahwa keterbatasan anggaran harus disiasati dengan inovasi dan efisiensi, tanpa mengorbankan tiga pilar prioritas pembangunan tahun 2026, yakni:

  1. Infrastruktur

  2. Kesehatan

  3. Pendidikan

“Kita harus lebih semangat. Meskipun anggaran menurun, pelayanan publik di sektor vital harus terus direalisasikan secara maksimal,” tambahnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dan koordinasi lintas sektoral. Menurutnya, respons cepat pemerintah harus diimbangi dengan komunikasi yang transparan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Saya meminta informasi pemerintah tersampaikan secara transparan dari tingkat bawah hingga atas. Persoalan krusial harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujar Andreas.

Rapat dinas ini juga menjadi momentum pemberian penghargaan bagi perangkat daerah berprestasi. Penghargaan Kepatuhan Kinerja Tahun 2025 tingkat perangkat daerah diraih oleh BPKAD, DPPKB, dan Inspektorat. Sedangkan untuk tingkat kecamatan, penghargaan diberikan kepada Kecamatan Palabuhanratu, Parakansalak, dan Sagaranten.

Prestasi membanggakan lainnya turut diumumkan, di mana Pemkab Sukabumi menerima Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas kontribusi Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, yang dibuktikan dengan capaian peringkat kedua nasional dalam peningkatan produksi beras tahun 2025.

Selain itu, penghargaan dari Menteri Desa dan PDT RI diserahkan kepada BUM Desa Bersama Nagrak yang sukses meraih Juara II Lomba BUM Desa Bersama Inspiratif 2025.

Agenda rapat ditutup dengan paparan strategis dari sejumlah instansi, meliputi LPP RRI, Universitas Nusaputra, Inspektorat, Bapperida, dan BPBD, serta penandatanganan MoU dengan Universitas Mitra Bangsa terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi.(*)


Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca