Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 11 Mei 2022 09:18 WIB

Balita Ditemukan Tewas Mengambang di Septic Tank


					2677092267b10b1ae3c9dcbca2f68f00 copy 372x248 Perbesar

2677092267b10b1ae3c9dcbca2f68f00 copy 372x248

JENTERANEWS.com – Seorang bocah berusia 5 tahun berinisial AAP ditemukan tewas mengambang di dalam tangki septik (septic tank) atau kolam penampungan kotoran milik warga Jalan Karamat Gang Arwana, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, (10/5/2022).

“Korban warga Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, sempat hilang sejak Selasa pagi dan pihak keluarga mencoba mencari ke berbagai tempat mainnya , tapi tidak ketemu.

Ayah korban yakni Deden Maulana Hidayat yang penasaran mencoba melihat septic tank dan benar saja, jasad anaknya berada di dalamnya dalam kondisi mengambang dan sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek Gunungpuyuh AKP Maulana Arief di Sukabumi, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga:   Tewas Terseret Ombak di Pantai Kebon Kelapa Tim SAR Evakuasi Jasad Korban

Kejadian ini berawal, korban yang terbiasa main di sekitar halaman rumahnya tiba-tiba menghilang. Ibu balita ini yang menyadari anaknya tidak ada di sekitar rumah kemudian panik dan memberitahu suaminya.

Orang tua korban yang dibantu warga mencari keberadaan balita ini ke beberapa lokasi yang biasa dijadikan tempat bermain korban. Setelah beberapa lama dicari, AAP pun tidak ditemukan dan tidak diketahui keberadaannya.

Namun, pada saat ayahnya melintas di sekitar tangki septik milik warga, ia mencurigai kolam penampungan kotoran manusia tersebut dan membukanya.

Baca Juga:   Warga Ciandam Sukabumi, Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal

Alangkah terkejutnya, Deden melihat pakaian korban yang mengambang dalam septic tank serta spontan meraihnya dan benar saja ternyata itu merupakan jasad anak kesayangannya. Isak tangis orang tua korban dan warga sekitar seketika pecah melihat jasad balita tersebut dipangku oleh sang ayah untuk dibawa ke rumahnya.

Menurut Arief, pihaknya sempat meminta izin kepada pihak keluarga korban untuk melakukan autopsi tetapi ditolak dan menganggap kejadian tewasnya AAP merupakan musibah atau kecelakaan.

Dengan adanya kejadian ini, tangki septik yang berukuran 40×30 sentimeter dengan kedalaman sekitar 1,3 meter dipasang garis polisi dan warga sementara dilarang untuk mendekat untuk antisipasi terjadinya kasus serupa.

Baca Juga:   Kedua Kalinya, Deni Kurniawan Kembali Terpilih Sebagai Kepala Desa Pawenang

“Tewasnya balita ini diduga akibat kelalaian orang tua korban karena anaknya yang masih balita bebas bermain dan keluar rumah tanpa diawasi. Kasus ini pun harus menjadi perhatian semua orang tua khususnya yang masih memiliki balita,” tambahnya.

Arief mengimbau kepada para orang tua agar jangan lengah sedikit pun mengawasi aktivitas anak-anaknya khususnya yang masih balita karena akibat keteledoran orang tua bisa menyebabkan hal yang tidak diinginkan menimpa anaknya..(*)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Seorang Warga di Curugkembar Tewas Tersengat Listrik Saat Gotong Royong Membersihkan Jalan

17 Juli 2024 - 15:56 WIB

Seorang Warga Curugkembar Tewas Tersengat Listrik Saat Gotong Royong Membersihkan Jalan

Duel Dengan Maling, Pria di Gunungpuyuh Sukabumi Alami Luka Tusuk

10 Juli 2024 - 18:07 WIB

Duel Dengan Maling, Pria Gunungpuyuh Sukabumi Alami Luka Tusuk

Rusak Rumah Hingga Bacok Tetangganya Pakai Golok, Korban Dilarikan Ke RSUD Palabuhanratu

7 Juli 2024 - 10:04 WIB

Rusak Rumah Hingga Bacok Tetangganya Pakai Golok, Korban Dilarikan Ke RSUD Palabuhanratu

Hendak Padamkan Lampu, Nasir Kaget Temukan Adiknya Tewas Tergantung di Ciracap Sukabumi

1 Juli 2024 - 17:48 WIB

Hendak Padamkan Lampu, Nasir Kaget Temukan Adiknya Tewas Tergantung di Ciracap Sukabumi

Prabowo Nyatakan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

4 Juni 2024 - 16:37 WIB

Prabowo Nyatakan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Viral di Media Sosial: ‘All Eyes on Rafah’ sebagai Dukungan Global untuk Gaza

29 Mei 2024 - 22:52 WIB

Viral di Media Sosial: 'All Eyes on Rafah' sebagai Dukungan Global untuk Gaza
Trending di Entertainment
error: Content is protected !!