Menu

Mode Gelap

Bencana · 16 Apr 2025 15:16 WIB

Bangunan PAUD Sekar Harapan di Tegalega Cidolog Ambruk, KBM Terpaksa Mengungsi


					Potret kerusakan bangunan PAUD Sekar Harapan pasca ambruk. Kayu-kayu lapuk terlihat jelas menjadi indikasi lemahnya konstruksi bangunan yang sudah tidak layak pakai. Perbesar

Potret kerusakan bangunan PAUD Sekar Harapan pasca ambruk. Kayu-kayu lapuk terlihat jelas menjadi indikasi lemahnya konstruksi bangunan yang sudah tidak layak pakai.

JENTERANEWS.com – Sebuah bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekar Harapan yang terletak di Kampung Cipari RT 09 RW 04, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan ambruk pada Sabtu dini hari, beberapa hari lalu (April 2025), sekitar pukul 01.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena bangunan tersebut sudah lama tidak digunakan.

Menurut penuturan Deden, seorang warga sekitar, ambruknya bangunan PAUD disebabkan oleh kondisi kayu-kayunya yang lapuk dimakan rayap. “Gedung ini memang sudah lama tidak dipakai karena pertimbangan keamanan siswa-siswi dan guru PAUD,” ujarnya di lokasi kejadian. Ia berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan gedung tersebut.

Akibat kejadian ini, kegiatan belajar mengajar PAUD Sekar Harapan untuk sementara waktu terpaksa menumpang di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cipaku yang lokasinya tidak jauh dari PAUD.

Kegiatan belajar mengajar siswa PAUD Sekar Harapan untuk sementara waktu menumpang di MI Cipaku setelah bangunan sekolah mereka ambruk beberapa hari lalu.

Kegiatan belajar mengajar siswa PAUD Sekar Harapan untuk sementara waktu menumpang di MI Cipaku setelah bangunan sekolah mereka ambruk beberapa hari lalu.

Kepala Desa Tegalega, Edi, membenarkan bahwa bangunan PAUD Sekar Harapan memang sudah lama dalam kondisi rusak dan tidak layak pakai. Pihak pemerintah desa telah mengambil langkah dengan mengajukan permohonan perbaikan bangunan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan.

“Kami sedang mengajukan permohonan ke kabupaten melalui dinas pendidikan.  Karena untuk menggunakan anggaran dana desa sangat terbatas, sementara ini kami masih fokus pada pembangunan infrastruktur lain yang juga mendesak,” jelas Kepala Desa Edi.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian bagi masyarakat setempat, terutama para orang tua murid PAUD Sekar Harapan. Mereka berharap agar perbaikan bangunan PAUD dapat segera terealisasi agar anak-anak mereka dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman di gedung sendiri.

Pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat segera merespons permohonan dari Desa Tegalega dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan atau pembangunan kembali gedung PAUD Sekar Harapan demi kelancaran proses pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.(*)

Laporan: Ari Ajo

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Laporan Kebencanaan Nasional: BNPB Tangani Karhutla, Pergerakan Tanah, dan Cuaca Ekstrem

28 Februari 2026 - 19:24 WIB

Diguyur Hujan, Atap Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Ambruk

27 Februari 2026 - 12:54 WIB

Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak)

Irigasi Sukawayana Jebol Dihantam Cuaca Ekstrem, Rumah Warga di Cikakak Sukabumi Rusak Berat

23 Januari 2026 - 20:12 WIB

Petugas P2BK Kecamatan Cikakak bersama tim gabungan dan warga meninjau kondisi rumah milik Bapak Aep yang rusak berat di Kampung Gunung Batu, Desa Sukamaju, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/1/2026). Kerusakan bagian dapur dan kamar tidur ini disebabkan oleh jebolnya Irigasi Sukawayana akibat cuaca ekstrem.

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

Trending di Bencana