Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Des 2025 20:18 WIB

Bantah Kerja Asal-asalan, CV. BELHARCO IDR Jelaskan Proyek Jalan Cidadap Belum Rampung dan Terkendala Alat Berat


					Kondisi jalan lingkungan di Kp. Pasir Haleang yang pengerjaannya terhenti sementara. Pihak pelaksana menyebutkan bahwa material dan alat berat sedang dalam proses penjadwalan ulang untuk merampungkan sisa pekerjaan minggu ini. Perbesar

Kondisi jalan lingkungan di Kp. Pasir Haleang yang pengerjaannya terhenti sementara. Pihak pelaksana menyebutkan bahwa material dan alat berat sedang dalam proses penjadwalan ulang untuk merampungkan sisa pekerjaan minggu ini.

JENTERANEWS.com – Menanggapi polemik viral terkait kualitas pengaspalan Jalan Lingkungan di Kampung Pasir Haleang, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, pihak pelaksana proyek CV. BELHARCO IDR akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.

Perwakilan CV. BELHARCO IDR, Saepul, meluruskan anggapan bahwa pekerjaan tersebut dikerjakan dengan kualitas buruk. Ia menegaskan bahwa kondisi fisik yang terlihat dalam video yang beredar saat ini adalah kondisi pekerjaan yang belum selesai sepenuhnya (unfinished).

“Kami ingin mengklarifikasi bahwa pekerjaan tersebut belum selesai dikerjakan,” ujar Saepul kepada awak media, Rabu 17/12/2025.

Saepul menjelaskan, proses pengerjaan di lapangan mengalami hambatan teknis yang cukup signifikan, terutama terkait ketersediaan alat berat (stoom walls/setum). Kelangkaan alat berat di wilayah tersebut memaksa pekerjaan terhenti sementara (jeda), yang menyebabkan pengaspalan terlihat belum sempurna.

“Kemarin terkendala susahnya alat berat setum. Kemarin kita cuma kebagian pemakaian 2 hari, lalu alat beratnya pindah mengerjakan pengerjaan di lokasi lain,” ungkapnya.

Akibat tidak adanya alat pemadat tersebut, pihak pelaksana terpaksa menghentikan sementara pengiriman bahan material ke lokasi. Langkah ini diambil untuk menghindari penumpukan material yang tidak bisa langsung diolah, yang justru bisa merusak kualitas jalan jika dibiarkan terlalu lama.

“Pengiriman bahan material juga kita hentikan dulu sampai ada kepastian alat berat tersedia kembali,” tambahnya.

Meskipun menghadapi kendala, Saepul memastikan pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan tanggung jawab sesuai kontrak. Saat ini, pihaknya telah melakukan pemesanan ulang untuk sewa alat berat dan sedang dalam antrean penggunaan.

Ia memproyeksikan sisa pekerjaan pengaspalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat begitu alat berat tiba di lokasi.

“Kita sudah order jasa alat berat lagi dan sedang menunggu giliran. Sebenarnya jika bahan material dan alat sudah standby di tempat, agenda pengaspalan 4 sampai 6 hari juga bisa rampung,” jelas Saepul.

Pihak CV. BELHARCO IDR menargetkan penyelesaian proyek senilai Rp 144 juta tersebut dalam minggu ini, mengingat mereka juga berpacu dengan batas waktu pelaksanaan (45 hari kalender) yang telah ditentukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).

“Mudah-mudahan minggu-minggu ini kita bisa selesaikan pekerjaan tersebut karena kita juga mengejar target waktu pelaksanaan yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Klarifikasi ini diharapkan dapat menjawab keresahan warga Cidadap dan memastikan bahwa pihak kontraktor sedang berupaya merampungkan infrastruktur tersebut sesuai spesifikasi yang diharapkan.(*)

(Hamjah)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 787 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca