JENTERANEWS.com – Aksi kriminalitas jalanan yang diduga melibatkan kelompok bermotor (geng motor) kembali meresahkan masyarakat. Seorang pemuda bernama Dede Rahmat (21) menjadi korban pembacokan sadis di Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (4/1).
Korban yang tercatat sebagai warga Kampung Panyairan, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur ini, mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam saat sedang berkendara.

Suasana di Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, sesaat setelah insiden pembacokan yang menimpa Dede Rahmat (21), Minggu (4/1) petang. Tampak sejumlah warga dan rekan korban berkumpul di lokasi kejadian setelah para pelaku yang diduga anggota geng motor melarikan diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria FU berwarna putih.
Di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan rombongan yang diduga anggota geng motor. Kelompok tersebut berjumlah sekitar enam orang dengan menggunakan tiga sepeda motor. Tanpa alasan yang jelas dan tanpa banyak bicara, dua orang dari rombongan tersebut langsung melakukan pengeroyokan.
“Para pelaku membawa senjata tajam. Dua orang turun dan langsung menyerang korban menggunakan celurit dan golok. Serangan tersebut diarahkan ke bagian pinggang dan punggung korban,” ungkap salah satu saksi yang merupakan teman korban.
Aksi brutal tersebut sempat diketahui oleh warga sekitar. Menurut keterangan warga setempat, para pelaku yang mencoba melarikan diri ke arah Desa Tanjungsari sempat dicegat oleh massa.
Namun, upaya warga untuk menangkap pelaku terhenti karena komplotan tersebut mengacungkan senjata tajam. Karena situasi yang membahayakan dan warga merasa takut, para pelaku akhirnya berhasil lolos.
Kanit Reskrim Polsek Curugkembar, Aipda Cecep Pendi R, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, pihaknya bersama anggota langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan. Anggota kami langsung ke lokasi dan prioritas utama adalah mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar Aipda Cecep.
Korban yang menderita dua luka bacok terbuka di bagian punggung segera dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Tanjungsari untuk mendapatkan penanganan intensif.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Curugkembar tengah melakukan penyelidikan mendalam dan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya mulai ditelusuri.
“Motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Saat ini kami fokus mengejar para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.(*)
Editor : Hamjah















