Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Jan 2026 22:31 WIB

Berpapasan di Jalan, Pemuda Asal Cianjur Jadi Korban Pembacokan Diduga Geng Motor di Curugkembar


					Dede Rahmat (21), warga Cianjur yang menjadi korban pembacokan diduga geng motor, saat mendapatkan penanganan medis di Pustu Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Minggu (4/1). Korban mengalami luka bacok di bagian punggung akibat serangan senjata tajam. Perbesar

Dede Rahmat (21), warga Cianjur yang menjadi korban pembacokan diduga geng motor, saat mendapatkan penanganan medis di Pustu Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Minggu (4/1). Korban mengalami luka bacok di bagian punggung akibat serangan senjata tajam.

JENTERANEWS.com – Aksi kriminalitas jalanan yang diduga melibatkan kelompok bermotor (geng motor) kembali meresahkan masyarakat. Seorang pemuda bernama Dede Rahmat (21) menjadi korban pembacokan sadis di Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (4/1).

Korban yang tercatat sebagai warga Kampung Panyairan, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur ini, mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam saat sedang berkendara.

Suasana di Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, sesaat setelah insiden pembacokan yang menimpa Dede Rahmat (21), Minggu (4/1) petang. Tampak sejumlah warga dan rekan korban berkumpul di lokasi kejadian setelah para pelaku yang diduga anggota geng motor melarikan diri.

Suasana di Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, sesaat setelah insiden pembacokan yang menimpa Dede Rahmat (21), Minggu (4/1) petang. Tampak sejumlah warga dan rekan korban berkumpul di lokasi kejadian setelah para pelaku yang diduga anggota geng motor melarikan diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria FU berwarna putih.

Di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan rombongan yang diduga anggota geng motor. Kelompok tersebut berjumlah sekitar enam orang dengan menggunakan tiga sepeda motor. Tanpa alasan yang jelas dan tanpa banyak bicara, dua orang dari rombongan tersebut langsung melakukan pengeroyokan.

“Para pelaku membawa senjata tajam. Dua orang turun dan langsung menyerang korban menggunakan celurit dan golok. Serangan tersebut diarahkan ke bagian pinggang dan punggung korban,” ungkap salah satu saksi yang merupakan teman korban.

Aksi brutal tersebut sempat diketahui oleh warga sekitar. Menurut keterangan warga setempat, para pelaku yang mencoba melarikan diri ke arah Desa Tanjungsari sempat dicegat oleh massa.

Namun, upaya warga untuk menangkap pelaku terhenti karena komplotan tersebut mengacungkan senjata tajam. Karena situasi yang membahayakan dan warga merasa takut, para pelaku akhirnya berhasil lolos.

Kanit Reskrim Polsek Curugkembar, Aipda Cecep Pendi R, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, pihaknya bersama anggota langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Benar telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan. Anggota kami langsung ke lokasi dan prioritas utama adalah mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar Aipda Cecep.

Korban yang menderita dua luka bacok terbuka di bagian punggung segera dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Tanjungsari untuk mendapatkan penanganan intensif.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polsek Curugkembar tengah melakukan penyelidikan mendalam dan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya mulai ditelusuri.

“Motif penyerangan masih dalam penyelidikan. Saat ini kami fokus mengejar para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.(*)


Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 133 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi