JENTERANEWS.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang lebih maju, sejahtera, dan religius. Hal ini disampaikan oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam acara tasyakur bin ni’mah di Pondok Modern Assalam Putri Warungkiara, Selasa (9/9/2025).
Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar menekankan pentingnya rasa syukur atas kekayaan alam, keragaman budaya, dan semangat gotong royong yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan anugerah ini sebagai modal utama pembangunan.
“Alhamdulillah kekayaan alam kita melimpah, keragaman budaya yang harmonis, dan semangat gotong royong yang luar biasa. Melalui acara ini, mari kita bersyukur atas segala nikmat Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja nyata. Acara ini disebut sebagai momentum penting untuk muhasabah (introspeksi) dan refleksi atas perjalanan panjang daerah.
“Mari kita wujudkan Sukabumi yang lebih maju, sejahtera, religius, dan berdaya saing,” tegasnya.
Bupati Asep Japar juga menyampaikan bahwa perayaan HJKS tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan sosial, khususnya untuk membantu masyarakat kurang mampu. Salah satu program yang ditekankan adalah pembangunan rumah tidak layak huni.
“Melihat kondisi saat ini, perayaan HJKS lebih ke arah sosial. Terutama dalam hal membantu masyarakat yang kurang beruntung. Salah satunya melalui pembangunan rumah tidak layak huni,” ungkapnya.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, turut mengapresiasi perayaan HJKS yang diisi dengan kegiatan keagamaan dan sosial. Menurutnya, perayaan Maulid Nabi dapat menjadi spirit untuk membangun Sukabumi yang mubarakah (berkah).
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tenteram, dan damai di Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini, kata AKBP Samian, harus disyukuri dan diisi dengan hal-hal positif.
“Rasa syukur dapat kita isi dengan hal yang baik. Sehingga Sukabumi menjadi kabupaten yang makmur, maju, rakyat sejahtera, dan pimpinan amanah,” pungkasnya.(*)
Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah















