Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 23 Mar 2026 13:28 WIB

Cegah Laka Laut di Masa Libur Panjang, Kapolda Jabar Inspeksi Ketat Pengamanan Pantai Selatan Sukabumi


					Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan (tengah) memberikan instruksi saat meninjau langsung kawasan wisata Pantai Karanghawu, Kabupaten Sukabumi. Beliau didampingi jajaran pejabat utama, termasuk Kasub Satgas Polairud (kanan, mengenakan seragam biru Polairud dengan tanda kuning di lengan), untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2024 guna menjamin keselamatan wisatawan dan mencegah terjadinya kecelakaan laut selama masa libur panjang. Perbesar

Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan (tengah) memberikan instruksi saat meninjau langsung kawasan wisata Pantai Karanghawu, Kabupaten Sukabumi. Beliau didampingi jajaran pejabat utama, termasuk Kasub Satgas Polairud (kanan, mengenakan seragam biru Polairud dengan tanda kuning di lengan), untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2024 guna menjamin keselamatan wisatawan dan mencegah terjadinya kecelakaan laut selama masa libur panjang.

JENTERANEWS.com — Guna memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan selama momentum libur panjang, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan, melakukan inspeksi dan kunjungan kerja ke kawasan objek wisata pesisir selatan Sukabumi. Peninjauan yang difokuskan di Pantai Karanghawu dan Pantai Kebon Kalapa ini dilaksanakan pada Senin (23/3/2026).

Dalam tinjauannya, jenderal bintang dua tersebut menyoroti lonjakan volume pengunjung yang memadati kawasan pantai. Ia menilai antusiasme masyarakat untuk berwisata sebagai indikator yang positif, namun di saat bersamaan menuntut kesiapsiagaan penuh dari aparat keamanan.

“Saya melihat cukup tinggi antusias warga yang datang ke tempat ini untuk mengisi waktu liburannya. Ini sesuatu yang menggembirakan, namun di balik itu menjadi tugas dan tanggung jawab pihak kepolisian untuk memastikan keselamatan mereka,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan di lokasi.

Sebagai langkah mitigasi, Kapolda memberikan instruksi tegas kepada jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi untuk memaksimalkan pelayanan dan pengawasan, dengan fokus utama mencegah terjadinya kecelakaan laut (laka laut) yang kerap mengintai wisatawan.

“Saya sudah arahkan Kapolres untuk memastikan tidak ada lagi korban laka laut. Petugas harus standby dengan perlengkapan keselamatan seperti pelampung, serta memperbanyak rambu larangan di titik-titik berbahaya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menggarisbawahi pentingnya patroli gabungan secara berkala, yang turut melibatkan kesatuan Polisi Air dan Udara (Polairud). Patroli ini difokuskan pada pendekatan persuasif untuk terus mengingatkan wisatawan agar tidak lengah. “Ini adalah operasi kemanusiaan. Kita ingin masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman tanpa adanya korban,” tambahnya.

Merespons arahan dari pucuk pimpinan Polda Jabar, Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, memastikan bahwa pihaknya telah menggelar langkah-langkah taktis pengamanan di lapangan.

“Kami telah menempatkan personel di titik-titik strategis, termasuk menyiagakan anggota dengan perlengkapan keselamatan. Selain itu, patroli dan imbauan terus kami lakukan agar masyarakat tetap waspada saat beraktivitas di kawasan pantai,” jelas AKBP Samian.

Ia juga mengeluarkan imbauan keras kepada para pengunjung untuk disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan. Hindari berenang di area berbahaya dan selalu utamakan keselamatan saat berwisata,” tuturnya.

Di sela-sela inspeksi keselamatan tersebut, Kapolda Jabar juga menyempatkan diri untuk memberikan suntikan moral kepada para petugas di lapangan. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga keamanan liburan masyarakat, Kapolda menyerahkan bantuan berupa paket sembako.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polda Jawa Barat dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan rasa aman dan nyaman.(*)


Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Cegah Sekolah Ambruk, Disdik Sukabumi Instruksikan Optimalisasi Dana BOS untuk Pemeliharaan Rutin

30 April 2026 - 09:22 WIB

Puing-puing bangunan menumpuk di lantai sebuah ruang kelas yang atapnya ambruk total. Gambar ini menjadi ilustrasi dampak kerusakan parah yang ingin dicegah Disdik Sukabumi melalui imbauan pemeliharaan rutin.

Usung Advokasi “Langkah Peduli”, Pelajar SMAN 3 Sukabumi Wakili Jawa Barat di Ajang Nasional PPPI 2026

30 April 2026 - 08:59 WIB

Muhammad Akbar, siswa kelas X SMAN 3 Kota Sukabumi, terpilih sebagai wakil tunggal Putera Jawa Barat pada ajang bergengsi Putera Puteri Pelajar Indonesia (PPPI) 2026. Ia akan membawa program advokasi "Langkah Peduli" pada malam puncak penganugerahan nasional yang dijadwalkan pada 24 Juni mendatang.

Sinergi Lintas Sektor, Pemkot Sukabumi Gencarkan Program 12 PAS Guna Entaskan Kemiskinan Ekstrem

30 April 2026 - 08:48 WIB

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki (kanan) dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana (kiri) dalam kegiatan Grebeg UMKM, sebagai bagian dari program unggulan '12 PAS' untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kota Sukabumi.
Trending di Sukabumi