Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Jan 2026 08:31 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Pohon Tumbang Hantam Dapur Warga di Nagrak Sukabumi


					Petugas gabungan dari P2BK dan Tagana Kabupaten Sukabumi saat melakukan pemotongan batang pohon Kokosan yang menimpa rumah warga di Kampung Pasir Jeungjing, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Sabtu (24/1/2026). Proses evakuasi dilakukan segera setelah kejadian guna mencegah kerusakan lebih lanjut. Perbesar

Petugas gabungan dari P2BK dan Tagana Kabupaten Sukabumi saat melakukan pemotongan batang pohon Kokosan yang menimpa rumah warga di Kampung Pasir Jeungjing, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Sabtu (24/1/2026). Proses evakuasi dilakukan segera setelah kejadian guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang kembali menerjang wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah insiden pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kampung Pasir Jeungjing, RT 01/RW 10, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, pada Sabtu dini hari (24/1/2026).

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon jenis Kokosan.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, angin kencang yang berhembus dalam durasi cukup lama menyebabkan pohon tersebut tidak kuat menahan beban hingga akhirnya roboh. Tragisnya, pohon tersebut menimpa tepat di bagian atap rumah milik Ibu Tati.

“Dampak dari kejadian tersebut, atap asbes, khususnya pada bagian ruangan dapur, mengalami kerusakan sedang (RS). Pohon menimpa langsung struktur atap,” ujar petugas P2BK Nagrak dalam keterangan tertulisnya.

Rumah tersebut diketahui dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari tiga jiwa. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa nahas ini, meskipun kerugian materiil tidak dapat dihindarkan.

Pasca menerima laporan, tim P2BK Nagrak segera bergerak melakukan assessment ke lokasi kejadian. Upaya penanganan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kepala Desa Babakan Panjang serta Tagana Kabupaten Sukabumi untuk mempercepat proses evakuasi batang pohon yang menimpa rumah.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lapangan menunjukkan proses evakuasi pohon masih terus berjalan. Pihak BPBD mencatat adanya kebutuhan mendesak bagi korban terdampak, yakni bantuan logistik berupa tenda gulung (terpal) untuk menutup sementara atap yang bolong, serta material asbes untuk perbaikan permanen.

Atas kejadian ini, P2BK Nagrak merekomendasikan agar segera dibuatkan Berita Acara Laporan Kejadian untuk permohonan bantuan ke BPBD Kabupaten Sukabumi. Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan yang disertai angin kencang dan petir yang masih mungkin terjadi,” tutup laporan tersebut.(*)


Laporan: Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca