Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Jan 2026 12:51 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Cicantayan Sukabumi, Rumpun Bambu Tutup Akses Jalan Lingkungan


					Sejumlah petugas gabungan bersama warga setempat bergotong royong membersihkan rumpun bambu besar yang tumbang dan menutup akses jalan lingkungan akibat longsor di Kampung Salakopi, Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa longsor yang dipicu cuaca ekstrem ini terjadi pada Sabtu (24/01/2026). Perbesar

Sejumlah petugas gabungan bersama warga setempat bergotong royong membersihkan rumpun bambu besar yang tumbang dan menutup akses jalan lingkungan akibat longsor di Kampung Salakopi, Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa longsor yang dipicu cuaca ekstrem ini terjadi pada Sabtu (24/01/2026).

JENTERANEWS.com– Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana hidrometeorologi. Kali ini, tanah longsor dilaporkan terjadi di Kampung Salakopi, RT 02 RW 04, Desa Lembursawah, Kecamatan Cicantayan, pada Sabtu (24/01/2026) siang.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB tersebut mengakibatkan sebuah tebing setinggi 10 meter longsor. Material tanah turut menyeret rumpun bambu besar hingga menutup total akses jalan lingkungan (Jaling) di area tersebut.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicantayan, Yoga, dalam laporannya pada Minggu (25/01/2026), mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut hasil asesmen di lapangan, longsoran memiliki dimensi panjang sekitar 15 meter dan tinggi 10 meter.

“Penyebab utama kejadian ini adalah cuaca ekstrem. Dampaknya cukup signifikan secara visual karena rumpun bambu terbawa material longsoran sehingga menutup jalan lingkungan warga,” ujar Yoga dalam keterangan tertulisnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Data dari BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat nihil korban luka, korban terancam, maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden tersebut.

Merespons kejadian ini, P2BK Cicantayan telah bergerak cepat melakukan koordinasi lintas sektor. Tim gabungan yang terdiri dari perangkat Desa Lembursawah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, dan TKSK telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan peninjauan dampak kerusakan.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Yoga menyoroti adanya kebutuhan logistik mendesak untuk penanganan fisik guna mencegah longsor susulan. “Kebutuhan mendesak saat ini adalah bronjong kawat dan karung untuk menahan struktur tanah,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah namun disertai angin kencang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.

Tanpa Basa-Basi! Polsek Purabaya Gerebek Posramil, Danposramil Peltu Kosasih Dibuat Tak Berkutik

9 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca