Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Mar 2026 11:44 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Atap Rumah Warga di Perbawati Ambruk Dihantam Hujan dan Angin Kencang


					Petugas Penanggulangan Bencana, Enggen H. (mengenakan seragam oranye dan topi), sedang meninjau kerusakan parah pada sebuah bangunan sederhana beratap rusak dan berdinding anyaman bambu. Seorang pria lainnya juga terlihat mengamati kondisi bangunan tersebut dari belakang. Bangunan yang tampak didominasi oleh material alami itu mengalami kerusakan signifikan akibat peristiwa tertentu. Perbesar

Petugas Penanggulangan Bencana, Enggen H. (mengenakan seragam oranye dan topi), sedang meninjau kerusakan parah pada sebuah bangunan sederhana beratap rusak dan berdinding anyaman bambu. Seorang pria lainnya juga terlihat mengamati kondisi bangunan tersebut dari belakang. Bangunan yang tampak didominasi oleh material alami itu mengalami kerusakan signifikan akibat peristiwa tertentu.

JENTERANEWS.com — Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Sukabumi pada Rabu (4/3/2026) pagi. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan bagian atap dapur milik seorang warga di Desa Perbawati ambruk rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden kedaruratan ini.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di Kampung Babakan Situ, RT 001/RW 003, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi.

Penyusun laporan P2BK Sukabumi, Enggen Harmaen, menyampaikan bahwa rumah yang terdampak diketahui milik warga bernama Bapak Holil.

“Hujan deras dan angin kencang menjadi pemicu utama ambruknya atap dapur milik korban. Meski mengalami kerusakan di bagian dapur, kondisi terakhir menyebutkan bahwa rumah tersebut masih dihuni oleh pemiliknya,” jelas Enggen dalam laporan tertulisnya, Rabu (4/3).

Merespons kejadian tersebut, tim P2BK Kecamatan Sukabumi langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen (kaji cepat) dampak bencana. Penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas sektor. Pihak P2BK bersinergi dengan Perangkat Desa setempat, jajaran Kecamatan, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana, hingga relawan Pramuka Peduli.

Hingga berita ini diturunkan, total estimasi kerugian secara materiil masih dalam tahap pengkajian oleh pihak berwenang. Kendati demikian, hasil tinjauan lapangan mengidentifikasi adanya kebutuhan bantuan darurat berupa bahan material bangunan untuk segera memperbaiki atap rumah warga yang rusak.

Selain melakukan penanganan darurat, petugas gabungan di lapangan juga terus memberikan imbauan secara persuasif kepada warga sekitar. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Pihak P2BK menegaskan bahwa data ini merupakan laporan awal dan akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

Bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi yang mengalami keadaan darurat atau membutuhkan bantuan penanggulangan bencana, dapat segera menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Sukabumi (Pusdalops PB) di nomor 0266-6323717. Masyarakat juga dapat mendatangi langsung posko yang beralamat di Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 6, Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar.(*)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis

18 April 2026 - 07:22 WIB

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.
Trending di Sukabumi