Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 9 Jul 2025 17:17 WIB

Dapur Rumah Warga di Parakansalak Jebol Diterjang Longsor Dini Hari, Satu Keluarga Selamat


					Begini kondisi bagian dapur rumah milik Mak Icin di Kampung Cileungsir, Parakansalak, yang jebol dan hancur setelah diterjang material tanah longsor pada Rabu (9/7/2025) dini hari. Bencana ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi. Perbesar

Begini kondisi bagian dapur rumah milik Mak Icin di Kampung Cileungsir, Parakansalak, yang jebol dan hancur setelah diterjang material tanah longsor pada Rabu (9/7/2025) dini hari. Bencana ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi.

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas ekstrem yang mengguyur wilayah Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, memicu bencana tanah longsor yang menerjang satu unit rumah warga di Kampung Cileungsir RT 07/01, Desa Bojongasih. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (9/7/2025) dini hari tersebut menyebabkan bagian dapur sebuah rumah jebol.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, Jujun Junaeni, longsor terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat kejadian, para penghuni rumah masih berada di dalam.

“Peristiwa nahas ini terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap. Longsor dipicu oleh curah hujan ekstrem yang membuat tebing di sekitar lokasi menjadi labil,” ujar Jujun dalam keterangannya.

Longsoran tanah tersebut langsung menghantam bagian belakang rumah milik Mak Icin, yang dihuni oleh satu keluarga terdiri dari lima jiwa. Akibatnya, bangunan dapur hancur dan rusak parah. Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil selamat dan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari berbagai unsur langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.

“Kami dari P2BK langsung berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, TNI, POLRI, Pemerintah Desa Bojongasih, Satpol PP, serta Taruna Siaga Bencana (TAGANA) untuk melakukan asesmen dan penanganan awal,” jelas Jujun.

Kondisi terkini di lokasi, petugas gabungan bersama warga sekitar sedang bergotong royong untuk membersihkan material longsoran yang menimbun bagian rumah korban. Fokus utama saat ini adalah membersihkan puing-puing agar area tersebut aman dan bisa segera diperbaiki.

Meskipun nilai kerugian materiel masih dalam proses pendataan, kebutuhan mendesak bagi keluarga korban saat ini adalah bantuan material bangunan untuk dapat segera memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk terus meningkatkan kewaspadaan terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi seperti saat ini. (*)


Kor : HM

Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi