Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 10 Sep 2025 13:32 WIB

Di Peringatan Maulid Nabi, Wabup Andreas Ajak Warga Jadikan Akhlak Rasulullah Fondasi Bangun Sukabumi ‘Mubarokah’


					Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pondok Pesantren NU Al-Mubayyidliyyah, Cikakak, Selasa (9/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wabup menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah untuk membangun Sukabumi yang mubarokah. Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat memberikan sambutan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pondok Pesantren NU Al-Mubayyidliyyah, Cikakak, Selasa (9/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wabup menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah untuk membangun Sukabumi yang mubarokah.

JENTERANEWS.com – Gema selawat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Al-Mubayyidliyyah, Cikakak, pada Selasa malam (9/9/2025). Ratusan jemaah dari berbagai kalangan khusyuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas.

Dalam suasana yang syahdu, di hadapan para alim ulama dan masyarakat, Wakil Bupati menegaskan kembali pesan sentral dari peringatan hari kelahiran Rasulullah: pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi sebagai landasan utama dalam setiap sendi kehidupan, terutama dalam ikhtiar bersama membangun Kabupaten Sukabumi.

“Inti dari visi ‘Mubarokah’—maju, unggul, berbudaya, dan berkah—yang kita cita-citakan untuk Kabupaten Sukabumi haruslah bercermin kepada sifat-sifat agung Rasulullah SAW,” ujar Wabup Andreas dalam sambutannya.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki modal spiritual yang luar biasa. “Banyaknya masjid yang berdiri megah, tempat-tempat ibadah yang makmur, serta kehadiran para ulama di daerah ini adalah aset tak ternilai untuk mewujudkan Sukabumi yang mubarokah,” tambahnya, disambut antusiasme jemaah.

Acara yang turut diisi oleh lantunan merdu dari seorang qori tingkat nasional tersebut menjadi momentum bagi Wabup untuk menggarisbawahi krusialnya sinergi antara tiga pilar utama masyarakat. Ia menekankan bahwa peran ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat tidak dapat dipisahkan dalam memajukan daerah.

Menggunakan sebuah analogi yang kuat, Wabup menggambarkan pembangunan Sukabumi ibarat mengarungi lautan dengan sebuah perahu.

“Membangun Sukabumi ini ibarat kita berada dalam satu perahu. Jika ada satu saja yang bocor, maka kita semua bisa tenggelam. Karena itu, kita harus bersama-sama, bahu-membahu menjaga masjid, memuliakan pendidikan agama, dan merawat lingkungan kita,” tegasnya.

Momentum Maulid Nabi, lanjutnya, harus menjadi pengingat kolektif bagi seluruh masyarakat untuk kembali menanamkan dan mengamalkan sifat-sifat teladan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kejujuran, kepedulian, hingga kepemimpinan yang adil.

“Dengan meneladani beliau, dengan menjadikan akhlak beliau sebagai panduan, insyaallah Sukabumi akan menjadi daerah yang benar-benar mubarokah seperti yang kita dambakan,” pungkas Wabup.

Menutup acara, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mubayyidliyyah, KH Kamaludin, memimpin doa. Ia secara khusus mendoakan agar Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi senantiasa diberi kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah kepemimpinan, serta selalu istiqamah dalam menyebarkan kebaikan bagi seluruh masyarakat.(*)


Reporter: Awan

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi