Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 24 Nov 2023 07:29 WIB

Diguncang Gempa dan Diguyur Hujan, Satu Rumah Di Sukabumi Ambruk


					Diguncang Gempa dan Diguyur Hujan, Satu Rumah Di Sukabumi Ambruk Perbesar

JENTERANEWS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan satu rumah yang berada di Kampung Panaruban, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang terdampak gempa Magnitudo 5,2 berpusat di Kabupaten Bandung pada Sabtu, (18/11) akhirnya ambruk.

“Dampak gempa Magnitudo 5,2 lalu, mengakibatkan rumah milik Rahmat (39) yang berada di RT 02/05, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung awalnya mengalami retak-retak pada bagian dinding.

Namun kerusakan tersebut bertambah parah karena hampir setiap hari diguyur hujan deras sehingga pada Rabu, (22/11) rumah tersebut akhirnya ambruk,” kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi pada Kamis,

Menurut Sandra, pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa, karena seluruh penghuni rumah sudah merasakan kondisi tempat tinggalnya itu tidak lagi layak untuk ditempati, sehingga mengungsi sementara ke rumah sanak saudaranya.

Beruntung, saat kejadian tidak ada satu pun penghuni rumah datang atau berada di dalam rumahnya. Namun demikian satu keluarga atau empat jiwa yang merupakan penghuni rumah tersebut harus mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

Adapun kerugian yang dialami penyintas bencana akibat rumah rumahnya ambruk mencapai Rp50 juta. Sementara, untuk bantuan darurat sudah disalurkan kepada keluarga terdampak bencana.

Di sisi lain, ia mengimbau kepada warga, cuaca ekstrem yang melanda hampir di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi ini harus diwaspadai karena berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung, longsor, banjir dan lainnya.

Seperti yang terjadi di Kampung Babakansirna, RT 04, RW 013, Kelurahan/Kecamatan Cibadak hujan deras memicu terjadinya bencana longsor tebing dengan panjang 5 meter dan tinggi meter. Akibat bencana yang terjadi pada Selasa, (21/11) sekitar pukul 21.00 WIB satu rumah yang dihuni seorang lansia atas nama Ace Madce (76) rusak akibat diterjang material longsor.(*)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi

Tragedi di Tikungan Cigadog: Laka Maut Pickup vs Motor di Sagaranten Renggut Nyawa Bocah 6 Tahun

17 Februari 2026 - 16:26 WIB

Suasana di lokasi kejadian pasca-kecelakaan lalu lintas di ruas jalan provinsi Sagaranten - Sukabumi. Terlihat kondisi jalan basah usai hujan saat petugas kepolisian mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP.

Gegerkan Warga Curugkembar, Remaja Putri Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

14 Februari 2026 - 15:32 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Curugkembar tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendokumentasikan lokasi penemuan jenazah remaja putri berinisial F (18) di rumahnya di Kampung Rawa Bungur, Sukabumi, pada Jumat malam (13/2/2026).

RESPON CEPAT: Damkar Kabupaten Sukabumi Berhasil Evakuasi Jasad Lansia di Sungai Cidadap

24 Januari 2026 - 11:12 WIB

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi bersama tim gabungan saat mengevakuasi jenazah Bpk. Cepang (64) menyusuri aliran Sungai Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Jumat (23/1/2026).

Diguyur Hujan Deras, Rumah Lansia di Parungkuda Sukabumi Ambruk hingga Tak Layak Huni

23 Januari 2026 - 13:42 WIB

Petugas P2BK Parungkuda melakukan asesmen kerusakan pada rumah milik Ibu Titi (63) di Kampung Palasari, Desa Palasari Hilir, yang ambruk akibat hujan deras pada Jumat (23/1/2026). Struktur bangunan yang lapuk dan tanah yang labil membuat rumah tersebut kini dinyatakan tidak layak huni. (Foto: Dok. P2BK Parungkuda)
Trending di Peristiwa