JENTERANEWS.com — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi dan memicu terjadinya insiden kerusakan bangunan. Sebuah atap rumah warga dilaporkan ambruk di Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, pada Rabu (4/3/2026) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Sukaraja dan Pemerintah Desa setempat, insiden yang terjadi tepatnya di wilayah RT 002/RW 009 ini murni dipicu oleh faktor cuaca ekstrem. Beruntung, meski kerusakan pada atap rumah cukup parah, peristiwa nahas ini tidak menelan korban jiwa maupun korban luka.
“Hingga saat ini, dapat dipastikan tidak ada korban terdampak yang menderita luka-luka, dan belum ada warga yang dilaporkan harus mengungsi akibat kejadian ini,” tulis laporan resmi Tagana Kecamatan Sukaraja.
Merespons laporan tersebut, tim gabungan langsung diterjunkan ke titik lokasi. Aparat gabungan yang terdiri dari Pemerintah Desa Pasirhalang, Kepala Dusun setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepolisian, serta Satpol PP bergerak cepat melakukan asesmen dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Langkah taktis segera diambil untuk meminimalisasi risiko susulan. Saat ini, material bangunan dan reruntuhan atap yang ambruk telah berhasil disingkirkan dan diamankan dari area aktivitas warga.
Kendati kondisi di lapangan sudah relatif kondusif, pihak Tagana dan relawan di lokasi menilai penanganan darurat belum sepenuhnya selesai. Tim di lapangan merekomendasikan perlunya bantuan penanganan lanjutan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk proses evakuasi material berat dan mitigasi pasca-bencana.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.(*)
Kor : Fajar
Editor: Hamjah















