Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 4 Mar 2026 17:26 WIB

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Atap Rumah Warga di Pasirhalang Sukabumi Ambruk


					Aparat gabungan, termasuk polisi, melakukan asesmen darurat di lokasi kejadian atap rumah yang runtuh di Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Rabu (4/3/2026). Perbesar

Aparat gabungan, termasuk polisi, melakukan asesmen darurat di lokasi kejadian atap rumah yang runtuh di Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Rabu (4/3/2026).

JENTERANEWS.com — Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi dan memicu terjadinya insiden kerusakan bangunan. Sebuah atap rumah warga dilaporkan ambruk di Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, pada Rabu (4/3/2026) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Sukaraja dan Pemerintah Desa setempat, insiden yang terjadi tepatnya di wilayah RT 002/RW 009 ini murni dipicu oleh faktor cuaca ekstrem. Beruntung, meski kerusakan pada atap rumah cukup parah, peristiwa nahas ini tidak menelan korban jiwa maupun korban luka.

“Hingga saat ini, dapat dipastikan tidak ada korban terdampak yang menderita luka-luka, dan belum ada warga yang dilaporkan harus mengungsi akibat kejadian ini,” tulis laporan resmi Tagana Kecamatan Sukaraja.

Merespons laporan tersebut, tim gabungan langsung diterjunkan ke titik lokasi. Aparat gabungan yang terdiri dari Pemerintah Desa Pasirhalang, Kepala Dusun setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepolisian, serta Satpol PP bergerak cepat melakukan asesmen dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah taktis segera diambil untuk meminimalisasi risiko susulan. Saat ini, material bangunan dan reruntuhan atap yang ambruk telah berhasil disingkirkan dan diamankan dari area aktivitas warga.

Kendati kondisi di lapangan sudah relatif kondusif, pihak Tagana dan relawan di lokasi menilai penanganan darurat belum sepenuhnya selesai. Tim di lapangan merekomendasikan perlunya bantuan penanganan lanjutan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk proses evakuasi material berat dan mitigasi pasca-bencana.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.(*)


Kor : Fajar

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi