Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 31 Mar 2026 20:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Matangkan Pokir 2027 dan Bedah LKPJ Bupati Tahun 2025


					Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi (kiri) bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar (kedua dari kiri) secara simbolis menyerahkan dokumen kesepakatan kepada pejabat yang berwenang dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Palabuhanratu, Selasa (31/3/2026). Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan komitmen sinergi legislatif-eksekutif dalam mengawal pembangunan daerah. Perbesar

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi (kiri) bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar (kedua dari kiri) secara simbolis menyerahkan dokumen kesepakatan kepada pejabat yang berwenang dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Palabuhanratu, Selasa (31/3/2026). Penandatanganan ini menjadi simbol penguatan komitmen sinergi legislatif-eksekutif dalam mengawal pembangunan daerah.

JENTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menunjukkan taji dalam fungsi pengawasan dan penganggaran. Melalui Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama, Selasa (31/3/2026), lembaga legislatif tersebut secara resmi memaparkan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk RKPD 2027 sekaligus menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025.

Rapat strategis ini menjadi momentum krusial bagi DPRD untuk memastikan aspirasi masyarakat yang dijaring melalui reses pertama tahun 2026 masuk ke dalam rencana kerja pemerintah daerah di masa mendatang.

Salah satu sorotan utama dalam paripurna ini adalah penyampaian Pokir DPRD. Dokumen ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen “titipan suara rakyat” yang dihimpun para anggota dewan dari berbagai pelosok Sukabumi. DPRD menekankan agar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 harus selaras dengan kebutuhan riil di lapangan, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan hingga akses pendidikan.

Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Bupati Sukabumi Asep Japar memaparkan raport kinerja pemerintahannya sepanjang tahun 2025. Meski mengklaim tren positif pada Indikator Kinerja Utama (IKU)—seperti pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM—pihak eksekutif harus berhadapan dengan catatan kritis mengenai infrastruktur.

Bupati mengakui bahwa sektor infrastruktur, khususnya akses jalan, masih menjadi tantangan besar yang belum sepenuhnya tuntas.

“Beberapa indikator memang sudah melampaui target, namun masih ada yang perlu ditingkatkan, khususnya pada sektor infrastruktur,” ungkap Asep Japar di mimbar paripurna.

DPRD juga menyoroti aspek pengelolaan anggaran. Pemerintah daerah dinilai berhasil menjaga stabilitas fiskal melalui keseimbangan antara pendapatan dan belanja. Namun, DPRD melalui fungsi pengawasannya memastikan akan terus mengawal agar sisa tahun anggaran berjalan ini digunakan secara optimal untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan sosial.

Rapat ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan DPRD. Prosesi ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan “single player”, melainkan butuh sinergi antara kebijakan eksekutif dan persetujuan legislatif.

“Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan,” tegas Bupati menutup laporannya.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para pimpinan perangkat daerah yang berkomitmen mengawal rekomendasi DPRD demi pembangunan berkelanjutan di Bumi Handayani.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Dimsum Ayam Jamur Diduga Pemicu Keracunan Massal 151 Warga SMKN 1 Gunungguruh

8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Koordinasi antara tim medis, unsur pemerintah kecamatan, dan pihak SMKN 1 Gunungguruh mengenai 151 orang yang diduga keracunan makan bergizi gratis, Rabu (7/10/2026). Satu orang guru sempat dirawat akibat insiden ini.

Petugas Evakuasi Buaya 3 Meter yang Terjerat Jaring Warga di Sungai Cibubuay Sukabumi

8 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi terhadap seekor buaya yang terjerat jaring warga di Sungai Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam.

Niat Kabur Gagal Total, Pemuda 22 Tahun di Sukabumi Dikepung Warga usai Lecehkan Remaja Putri

7 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Wajah tegang korban begal payudara di Sukabumi, AP (18), sesaat setelah kejadian dan dievakuasi oleh rekan-rekannya dari kerumunan warga di Jalan Ahmad Yani, Senin (5/10/2026) malam.

Polisi Ringkus Oknum Guru Ngaji Pelaku Asusila Anak di Nyalindung Sukabumi

7 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Ribuan Buruh Gelar Sujud Syukur di Jakarta Pasca-Pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan

6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Potret seorang pria bernama AMRULL dalam kerumunan massa dengan latar belakang gedung-gedung bertingkat. Pria tersebut tampak mengenakan seragam biru berlambang Bendera Merah Putih di lengan kiri serta kacamata hitam dan peci.

PEMKAB SUKABUMI DUKUNG PENUH MUKERDA MUI: LANGKAH STRATEGIS RUMUSKAN PROGRAM KHIDMAT UMAT

6 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Wakil Bupati Sukabumi memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam merumuskan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi umat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca