Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 6 Jan 2026 19:15 WIB

Dramatis, Dua Pekerja Bangunan di Palabuhanratu Tertimbun Reruntuhan Pondasi: Korban Kritis di Ruang HCU


					Tim SAR gabungan dari Damkar dan Basarnas Kabupaten Sukabumi saat melakukan upaya evakuasi pekerja yang tertimbun longsoran pondasi di Kampung Kebon Tarum 2, Palabuhanratu, Selasa (6/2/2026). Perbesar

Tim SAR gabungan dari Damkar dan Basarnas Kabupaten Sukabumi saat melakukan upaya evakuasi pekerja yang tertimbun longsoran pondasi di Kampung Kebon Tarum 2, Palabuhanratu, Selasa (6/2/2026).

JENTERANEWS.com – Insiden kecelakaan kerja yang nyaris merenggut nyawa terjadi di kawasan padat penduduk Kampung Kebon Tarum 2, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dua orang pekerja bangunan tertimbun material longsoran pondasi saat tengah bekerja pada Selasa (6/2/2026) siang.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ini menimpa Agung (24) dan Amud (45). Keduanya terjebak dalam lubang galian setelah struktur pondasi di atas mereka tiba-tiba ambrol dan menimbun tubuh keduanya dengan material tanah serta bebatuan.

Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Uus Sumarna, mengungkapkan bahwa insiden terjadi sangat cepat. Pihaknya menerima laporan pada pukul 13.20 WIB dan segera menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Damkar, Basarnas, serta tenaga medis ke lokasi kejadian.

“Saat pekerja sedang membuat pondasi bangunan, tiba-tiba pondasinya ambrol turun ke bawah dan menjepit dua orang pekerja,” jelas Uus di lokasi kejadian.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan menegangkan. Kondisi medan yang sempit serta struktur tanah yang labil menjadi kendala utama bagi tim SAR gabungan. Jarak antara pondasi yang runtuh dengan dinding galian sangat rapat, sehingga menyulitkan petugas untuk mengangkat material tanpa memperburuk risiko bagi korban.

“Korban pertama atas nama Agung berhasil dievakuasi sekitar 10 menit setelah kami tiba. Namun, korban kedua, Amud, terjepit lebih dalam sehingga proses evakuasi memakan waktu lebih lama,” tambah Uus.

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, korban kedua akhirnya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedua korban yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Meski berhasil selamat dari insiden maut tersebut, kondisi keduanya dilaporkan kritis.

Humas RSUD Palabuhanratu, Billi Agustian, mengonfirmasi bahwa saat ini kedua pasien membutuhkan penanganan khusus.

“Kedua korban kini dirawat di ruang High Care Unit (HCU) dan masih menggunakan alat bantu napas ventilator,” terang Billi.

Insiden ini menjadi pengingat keras akan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama pada proyek konstruksi dengan kondisi tanah yang rawan longsor. Pihak berwenang mengimbau para kontraktor dan pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan penggalian di area dengan struktur tanah labil.(*)

Laporan: M Ridwan

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa