Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 24 Jun 2024 07:33 WIB

Fakta Tentang Video Viral Motor Terbakar Setelah Ditilang di Sukabumi


					Fakta Tentang Video Viral Motor Terbakar Setelah Ditilang di Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com – Sebuah video yang menunjukkan sepeda motor terbakar di sekitar TMC Simpang Cikidang, di pinggir jalan raya Nasional Sukabumi-Bogor, di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, telah menyebar luas melalui aplikasi pesan singkat.

Dalam video selama 30 detik tersebut, terlihat petugas polisi berusaha memadamkan api dengan menyemprotkan air ke sepeda motor yang terbakar.

Suara seorang pria yang diduga merekam kejadian tersebut juga terdengar dalam rekaman tersebut. mengatakan, “Ceunah tanggung jawab, ditilang digebug (katanya tanggung jawab, ditilang dipukul).”

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar, memaparkan kronologi kejadian tersebut.

Pada hari Minggu (23/6/2024), sekitar jam 10.00 pagi, Briptu Heri dan Aipda Andri, anggota Sat Lantas Polres Sukabumi, sedang bertugas mengatur lalu lintas di depan Pos TMC Simpang Cikidang.

Anggota yang sedang bertugas melihat adanya percikan api di area busi sepeda motor Yamaha Mio yang sedang melaju dari arah Parungkuda menuju Cibadak,” ujarnya.

Fajar melanjutkan bahwa anggota yang bertugas berusaha menghentikan kendaraan tersebut untuk memberi tahu pengendara, namun pengendara malah mempercepat laju motornya.

“Kemungkinan pengendara merasa takut akan ditilang, sehingga ia berbelok ke pinggir jalan, menginjak gili-gili jalan, dan akhirnya terjatuh. Akibatnya, api dari sepeda motor tersebut membesar,” jelasnya.

Pada saat itu, Briptu Heri segera memberikan bantuan dengan cara memadamkan api menggunakan air, seperti yang terlihat dalam video. Sementara itu, Aipda Andri mengambil alat pemadam kebakaran (Apar) di Pos TMC.

“Dengan demikian, tidak ada tindakan penilangan seperti yang diberitakan dalam video yang viral,” katanya dengan tegas.

Pengendara motor, Ramdan, dalam klarifikasinya membantah tuduhan yang ada dalam video yang beredar. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut semata-mata adalah sebuah kecelakaan.

“Tidak ada keterlibatan seperti yang dituduhkan dalam video terkait penangkapan, penilangan, dan pemukulan oleh anggota polisi. Saya ingin menegaskan bahwa itu tidak benar,” ungkapnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).
Trending di Laporan: Awang Ruswandi