Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Jul 2025 20:02 WIB

FKUB & MUI Tegaskan Tak Ada Penutupan Tempat Ibadah di Cidahu, Ternyata Vila


					Ketua FKUB Kabupaten Sukabumi, H. Daden Sukendar, saat memberikan penjelasan kepada media, Minggu (13/7/2025). Ia menegaskan bahwa tidak ada penutupan tempat ibadah di Cidahu dan bangunan yang menjadi isu adalah sebuah vila pribadi. Perbesar

Ketua FKUB Kabupaten Sukabumi, H. Daden Sukendar, saat memberikan penjelasan kepada media, Minggu (13/7/2025). Ia menegaskan bahwa tidak ada penutupan tempat ibadah di Cidahu dan bangunan yang menjadi isu adalah sebuah vila pribadi.

JENTERANEWS.com Di tengah merebaknya isu yang meresahkan masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi serempak menegaskan tidak ada penutupan tempat ibadah di Kecamatan Cidahu. Klarifikasi ini menjadi penting untuk meredam kesalahpahaman yang terlanjur menyebar dan berpotensi mengganggu kerukunan warga.

Informasi yang beredar sebelumnya menyebutkan adanya penutupan paksa sebuah gereja di wilayah tersebut. Namun, setelah ditelusuri, bangunan yang menjadi pusat polemik tersebut bukanlah tempat ibadah permanen, melainkan sebuah vila pribadi yang sedang digunakan untuk kegiatan retret oleh sekelompok pelajar Kristen.

Ketua FKUB Kabupaten Sukabumi, H. Daden Sukendar, dengan tegas meluruskan kabar tersebut. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak benar. Yang ada di lokasi tersebut bukan rumah ibadah, melainkan vila,” tegas H. Daden pada Minggu (13/7/2025).

Menurutnya, informasi yang keliru ini sangat berbahaya dan dapat memicu sentimen negatif antarumat beragama yang selama ini telah hidup rukun dan damai di Sukabumi.

Senada dengan FKUB, Ketua MUI Kecamatan Cidahu, Ismail, S.Ag., juga turun tangan untuk menenangkan masyarakat. Ia menekankan bahwa kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab bersama.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah tersulut emosi oleh berita bohong. Di lokasi itu tidak ada tempat ibadah, hanya bangunan vila,” ujar Ismail.

Peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu ini sempat memanas akibat adanya aksi pembubaran kegiatan retret oleh warga yang salah menduga bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi gereja tanpa izin. Insiden ini bahkan berujung pada perusakan ringan pada properti dan penangkapan beberapa oknum warga.

Pihak berwenang, termasuk Polres Sukabumi, telah bertindak cepat untuk memediasi dan memastikan situasi kembali kondusif. Berbagai pihak, termasuk tokoh lintas agama dan pemerintah daerah, telah melakukan dialog untuk menyelesaikan kesalahpahaman dan sepakat untuk mengedepankan jalur damai.

Kini, FKUB dan MUI kembali mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi atau tabayyun terhadap setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan isu-isu sensitif keagamaan.

“Mari kita jaga bersama kerukunan yang telah terjalin. Jangan biarkan berita bohong merusak persaudaraan kita,” tutup H. Daden.

Pihak FKUB dan MUI berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih mengedepankan komunikasi dan saling pengertian demi menjaga keharmonisan di Kabupaten Sukabumi.(*)


Reporter : Mardi

Redaktur: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Terjang Sukabumi, TPT dan MCK Masjid Alpurqon Gunungguruh Hancur Digerus Longsor

9 Maret 2026 - 19:55 WIB

Kondisi mengenaskan di lokasi longsor yang menghancurkan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan MCK Masjid Alpurqon di Kampung Kubang Jaya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Terlihat puing-puing material bangunan yang hancur total memenuhi kaki tebing yang longsor.

Wabup Sukabumi Instruksikan Seluruh Lini Siaga Penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Rekonfu, Polres Sukabumi Kota, Senin (09/03/2026).

Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Sukabumi Instruksikan Kesiapsiagaan Penuh dan Pantau Harga Bahan Pokok

9 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman (kanan) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi (kiri) menunjukkan naskah Perjanjian Kerja Sama (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun)

Sukses Digelar Sepekan, Bazar Kuliner Ramadan Sukabumi Catat Omzet Rp211 Juta, Wabup: Bukti Geliat Positif Ekonomi UMKM

8 Maret 2026 - 20:20 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas (tengah, berkemeja batik), berfoto bersama sejumlah pelaku UMKM dan jajaran pejabat daerah usai penyerahan hadiah pada penutupan Bazar Cullinary Ramadhan 1447 Hijriah di Lapang STISIP Widyapuri Mandiri, Cisaat, Minggu (8/3/2026).

Bantah Narasi Keliru, Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Tak Gerus Anggaran Pendidikan

8 Maret 2026 - 19:51 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers guna meluruskan narasi yang keliru terkait program makan bergizi gratis.

Tembus 61 Juta Penerima, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia Tempati Peringkat Kedua Terbesar di Dunia

8 Maret 2026 - 19:20 WIB

Trending di Sukabumi