Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Des 2025 20:36 WIB

Gandeng Atma Connect, PMI Kabupaten Sukabumi Perluas Program Ketahanan Internet Berbasis Komunitas ke Lima Desa


					Suasana penandatanganan dan peluncuran Program Mengembangkan Model Ketahanan Internet Berbasis Komunitas Fase 2 antara PMI Kabupaten Sukabumi dan Atma Connect yang dihadiri Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, di Aula PMI Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/12/2025). Perbesar

Suasana penandatanganan dan peluncuran Program Mengembangkan Model Ketahanan Internet Berbasis Komunitas Fase 2 antara PMI Kabupaten Sukabumi dan Atma Connect yang dihadiri Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, di Aula PMI Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/12/2025).

JENTERANEWS.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya penanggulangan bencana melalui inovasi teknologi. Bekerjasama dengan Atma Connect, PMI Kabupaten Sukabumi secara resmi meluncurkan fase kedua Program Mengembangkan Model Ketahanan Internet Berbasis Komunitas yang Berkelanjutan untuk Penanggulangan Bencana.

Acara peluncuran dan penandatanganan program ini digelar di Aula Markas PMI Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, 27 Desember 2025, dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman.

Perluasan program ini dilakukan setelah keberhasilan implementasi pada fase pertama di Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, dan Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung. Pada fase kedua ini, program akan menyasar lima desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Desa Cimerang, Desa Margaluyu, dan Desa Citamiang di Kecamatan Purabaya; Desa Tegalega di Kecamatan Cidolog; serta Desa Bojongtugu di Kecamatan Curugkembar.

Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, program ini tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga membangun kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.

“Kolaborasi PMI bersama Atma Connect dalam penyediaan jaringan internet ini luar biasa. Apalagi dengan sejumlah program yang ada di dalamnya, selain penyediaan internet, ada juga pelatihan kesiapsiagaan berbasis komunitas,” ujar Ade Suryaman dalam sambutannya.

Ade menambahkan, keberhasilan di fase pertama telah membuktikan bahwa keberadaan internet berbasis komunitas memberikan dampak nyata, terutama dalam membentuk masyarakat yang tangguh bencana.

“Di fase pertama, telah terbentuk komunitas terlatih mengenai kesiapsiagaan bencana. Bahkan warga merasakan dampak luar biasa dari keberadaan internet lewat program ini. Semoga kerjasama tahap dua ini bisa dilaksanakan dengan baik, lancar, dan saling memonitor agar dampaknya dirasakan oleh masyarakat di lima desa target,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Program, Alpan R Kasdar, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah penyediaan internet berbasis satelit. Teknologi ini dipilih untuk memastikan komunikasi tetap berjalan meskipun infrastruktur terestrial terputus akibat bencana.

“Kami hadir dengan menyediakan internet berbasis satelit. Sehingga, ketika terjadi bencana, akses internet bisa tetap jalan dan proses penanganan pasca bencana pun bisa lebih cepat. Akhirnya warga bisa mandiri menggunakan internet,” jelas Alpan.

Alpan menekankan bahwa fase kedua ini memiliki cakupan yang lebih luas dibanding fase sebelumnya. Selain pemasangan infrastruktur, fokus utama tetap pada pembentukan dan pelatihan relawan desa.

“Fase pertama sukses di dua desa, sekarang kita kembangkan ke lima desa di tiga kecamatan. Tidak hanya sekadar memasang internet di desa rawan bencana, namun ada pelatihan relawan dan pengetahuan terkait penggunaannya untuk mempercepat proses penanggulangan pasca bencana,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, dr. Hondo Suwito, menegaskan komitmennya untuk mengawal program ini hingga tuntas.

“Pasca penandatanganan kick off ini, program akan langsung dilaksanakan dan berjalan sampai tahun 2026. Daerah yang telah dipilih akan mendapatkan jaringan internet dan pelatihan kesiapsiagaan bencana. Terima kasih kepada semua pihak, PMI bersama Atma Connect akan terus memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Sukabumi,” pungkas dr. Hondo.(*)


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.

Tanpa Basa-Basi! Polsek Purabaya Gerebek Posramil, Danposramil Peltu Kosasih Dibuat Tak Berkutik

9 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pemkab Sukabumi Perpanjang Kontrak 8.070 PPPK Paruh Waktu, 94 Pegawai Dipastikan Coret

9 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugerah, mengonfirmasi perpanjangan perjanjian kerja bagi 8.070 PPPK paruh waktu, dan 94 orang tidak diperpanjang karena berbagai alasan obyektif.

Dipicu Pembakaran Sampah, Kebakaran Lahan Ancam Pemukiman Warga di Cidadap Sukabumi

8 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Petugas memadamkan api yang menghanguskan kebun pisang di Kampung Cibeureum, Desa Padasenang, Cidadap, Sukabumi, Kamis (8/10/2026). Kebakaran yang dipicu pembakaran sampah ini menghanguskan 2.000 meter persegi lahan dan merusak kabel listrik warga.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca