Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 23 Jul 2025 13:57 WIB

Gema Syukur di Pesisir Ciemas: Bupati Asep Japar Tutup Pesta Laut Nelayan Ciwaru ke-68, Tegaskan Budaya Sebagai Pilar Ekonomi


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, saat memberikan sambutan pada malam penutupan Syukuran Nelayan Ciwaru ke-68 di Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, Selasa (22/7/2025). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi pariwisata. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, saat memberikan sambutan pada malam penutupan Syukuran Nelayan Ciwaru ke-68 di Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, Selasa (22/7/2025). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi pariwisata.

JENTERANEWS.com – Suasana meriah dan penuh syukur menyelimuti Pantai Palangpang, Ciwaru, saat Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, secara resmi menutup rangkaian acara Syukuran Nelayan Ciwaru ke-68 pada Selasa malam (22/7/2025). Di hadapan ribuan warga yang antusias, Bupati menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal adalah kunci fundamental untuk mewujudkan visi “Sukabumi Mubarakah” melalui penguatan sektor pariwisata dan ekonomi.

Pesta laut yang telah menjadi tradisi turun-temurun ini merupakan wujud rasa syukur para nelayan di Kecamatan Ciemas atas hasil laut yang melimpah serta sebagai doa dan harapan untuk keselamatan pada musim melaut berikutnya. Acara penutupan menjadi puncak dari serangkaian kegiatan yang memadukan ritual adat, kompetisi, dan hiburan rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, masyarakat nelayan, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara bersejarah ini.

“Ini adalah usaha kolektif kita semua dalam merawat, menjaga, dan mengembangkan warisan budaya luhur masyarakat nelayan Ciemas,” ujar Bupati. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semuanya yang telah berkontribusi menjadikan Kabupaten Sukabumi semakin lebih baik lagi.”

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Kang Asep ini menggarisbawahi relevansi strategis acara tersebut dengan visi pembangunan daerah. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini bukan sekadar seremoni, melainkan motor penggerak ekonomi.

“Hal ini sangat sejalan dengan misi pembangunan Kabupaten Sukabumi, yaitu mewujudkan visi Terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan melalui pengembangan agroindustri dan pariwisata,” terangnya. Lokasi acara di Pantai Palangpang, yang merupakan jantung dari Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark, semakin memperkuat nilai strategis acara ini sebagai daya tarik wisata unggulan.

Malam puncak Syukuran Nelayan semakin semarak dengan momen yang ditunggu-tunggu, yaitu penyerahan piala dan piagam penghargaan oleh Bupati Sukabumi kepada para pemenang berbagai lomba. Kompetisi seperti lomba hias perahu, lomba tangkap ikan, dan aneka permainan tradisional lainnya telah diikuti dengan penuh semangat oleh para nelayan dan masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut jajaran pejabat penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bapenda, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora), Kepala Dinas Pendidikan, Kabag Umum Setda, serta para Camat se-Wilayah VI. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian tradisi dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Dengan berakhirnya perhelatan ke-68 ini, harapan besar disandarkan agar tradisi Syukuran Nelayan Ciwaru tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang menjadi penggerak ekonomi kreatif, memperkuat jati diri budaya, dan berkontribusi nyata dalam menjadikan Sukabumi sebagai daerah yang berkah, maju, dan sejahtera.(*)


Reporter: Awang

Redaktur: Mia Hamzani


 

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).

Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

11 Juli 2026 - 11:02 WIB

Petugas polisi dibantu seorang warga melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jumat (10/7/2026), di mana seorang pengendara motor tewas usai menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Persiapkan Jambore Nasional, Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Ketangkasan Pramuka

11 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan arahan dan motivasi kepada puluhan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Training Center II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat (10/7/2026).

Upayakan Pemulangan PMI Sakit di Arab Saudi, Disnaker Kota Sukabumi Telusuri Indikasi Keberangkatan Non-Prosedural

11 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, saat memberikan keterangan usai menyambangi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Evi Mentari di Sukabumi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan berkoordinasi terkait upaya pemulangan Evi yang kini tengah sakit dan menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pilu Pekerja Migran Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Suami Mohon Bantuan Pemerintah

11 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), saat terbaring koma di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Evi didiagnosis mengidap tumor otak dan kini pihak keluarga tengah mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Imbas Kasus Hukum, Ratusan Eks Karyawan Tambang di Sukabumi Tuntut Gaji yang Belum Dibayar

11 Juli 2026 - 08:38 WIB

Trending di Sukabumi