Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 16 Feb 2025 07:50 WIB

Geng Motor XTC dan Brigez Bentrok di Sukabumi, Polisi Turun Tangan


					Tangkapan layar dari video viral yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran geng motor di titik nol kilometer Kota Sukabumi. Perbesar

Tangkapan layar dari video viral yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran geng motor di titik nol kilometer Kota Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Aksi kejar-kejaran geng motor kembali mengguncang Kota Sukabumi, Jawa Barat. Sabtu malam (15/02/2025) sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah pemuda terlibat aksi saling kejar di titik nol kilometer kota, Jalan Ahmad Yani, di tengah padatnya lalu lintas. Video amatir berdurasi 19 detik yang viral di media sosial merekam jelas bagaimana para pemuda tersebut beradu kecepatan, bahkan beberapa di antaranya nekat melawan arus.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, bergerak cepat merespons laporan warga. “Kami langsung terjun ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan sejumlah anggota geng motor,” ujarnya. Dua pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan, yaitu FF (26) dan AA (24). Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah golok dan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R.

Menurut keterangan saksi, kejadian bermula saat sekelompok anggota geng motor XTC sedang nongkrong di sekitar pedestrian Jalan Ahmad Yani. Tiba-tiba, datang rombongan bermotor yang diduga anggota kelompok Brigez. “Mereka melintas sambil mengacungkan senjata tajam dan bendera Brigez, lalu berteriak ‘Brigez’,” jelas Rita. Merasa terprovokasi, anggota XTC kemudian melakukan pengejaran yang berujung pada bentrokan di jalan raya.

“Kami telah mengamankan para pelaku dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Mereka juga telah dibawa ke satuan narkoba untuk menjalani tes urin,” lanjut Rita. Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami motif dari aksi tersebut. “Kami masih menyelidiki apakah ada kesalahpahaman atau masalah yang belum selesai antara kedua kelompok motor ini,” ujarnya.

Polisi juga masih berupaya mencari tahu apakah ada korban dalam kejadian ini. “Kami terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mendapatkan informasi terkait kemungkinan adanya korban,” kata Bagus. Pihaknya berjanji akan menindak tegas para pelaku. “Kami akan lakukan pembinaan, dan jika ditemukan senjata tajam, kami akan kenakan Undang-Undang Darurat dan memproses mereka secara hukum,” tegasnya.

Polisi mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Pihaknya juga meminta peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi pergaulan anak muda agar tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.(*)

Laporan: Gunawan

Artikel ini telah dibaca 288 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa