JENTERANEWS.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi terus mengoptimalkan kehadirannya di tengah masyarakat guna memastikan arah pembangunan daerah berjalan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Komitmen ini ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan tingkat kabupaten di Masjid Jami Al-Muhajirin, Kampung Ciburial, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, pada Rabu malam (25/2/2026).
Kehadiran pucuk pimpinan legislatif tersebut tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara jajaran pemerintahan dan masyarakat, tetapi juga menegaskan peran aktif DPRD dalam membangun komunikasi dua arah secara langsung. Bagi institusi wakil rakyat, Muhibah Ramadan dipandang melampaui sekadar agenda keagamaan tahunan.
Di hadapan para jamaah, Budi Azhar Mutawali menyatakan bahwa momentum turun ke bawah (turba) di bulan suci ini merupakan instrumen yang sangat efektif untuk menyerap aspirasi dari akar rumput.
“Forum seperti ini sangat penting agar kami bisa mendengar langsung kebutuhan dan harapan warga,” tegas Budi.
Lebih lanjut, ia menjamin bahwa DPRD Kabupaten Sukabumi akan menggunakan hasil serap aspirasi ini sebagai landasan dalam menjalankan fungsi penganggaran (budgeting) dan pengawasan (controlling) secara maksimal. Setiap usulan yang berkembang di tengah masyarakat akan diadvokasi dan dijadikan bahan pertimbangan krusial dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah agar lebih akurat dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD juga menyoroti urgensi sinergi lintas lembaga. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang solid antara legislatif dan eksekutif merupakan prasyarat mutlak untuk mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah—yakni daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
Menurutnya, tanpa adanya kesamaan visi dan langkah strategis yang terintegrasi, program-program pembangunan akan sulit memberikan dampak nyata dan terukur bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan yang objektif, institusi legislatif turut memberikan apresiasi terhadap serangkaian langkah progresif yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah (eksekutif). Apresiasi tersebut mencakup upaya penekanan angka kemiskinan, program peningkatan taraf hidup warga, hingga inisiatif penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.
Sebagai penutup, Budi menggarisbawahi komitmen kelembagaannya ke depan. DPRD Kabupaten Sukabumi berjanji akan terus mengawal berbagai program strategis daerah untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan dieksekusi secara transparan, efektif, dan senantiasa berpihak pada kepentingan rakyat.(*)















