Menu

Mode Gelap

News · 22 Okt 2024 19:06 WIB

Hilang Dua Hari, Alex Ditemukan Tewas Mengambang di Muara Cimarinjung Ciemas Sukabumi


					Hilang Dua Hari, Alex Ditemukan Tewas Mengambang di Muara Cimarinjung Ciemas Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia terapung di aliran Muara Sungai Cimarinjung, di kawasan Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (22/10/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Piat Supriatna, Koordinator Wilayah Selatan Satgas Lifeguard Balawista Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari barang rongsokan di sekitar lokasi.

“Warga tersebut awalnya mengira yang mengambang itu adalah karung yang dibuang, namun setelah didekati ternyata itu adalah mayat,” ungkap Piat.

Setelah penemuan tersebut, saksi melaporkan kejadian ini kepada masyarakat dan selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Identitas mayat diketahui bernama Alex (60 tahun), yang merupakan warga setempat.

Menurut keterangan saksi, Deni menjelaskan bahwa korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sehari-harinya tinggal di sebuah vila di tepi Muara Cimarinjung.

“Korban telah dicari oleh keluarganya selama dua hari. Pada hari ini, korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terapung di Pantai Muara Cimarinjung, dengan posisi tengkurap dan hanya mengenakan celana pendek berwarna coklat,” jelasnya.

Deni menambahkan bahwa kematian korban diduga disebabkan oleh tenggelam setelah terpeleset dan terbawa arus saat mandi di Muara Cimarinjung.

“Kami, bersama anggota Polsek Ciemas, Koramil Ciemas, Balawista Pos 16 Pantai Palangpang, serta warga setempat, melakukan evakuasi korban menuju rumah duka,” ujarnya.

Terkait kejadian ini, Deni menyebutkan bahwa pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan penolakan autopsi.

“Keluarga korban menganggap kejadian ini sebagai musibah atau takdir dari Allah SWT,” tambahnya.

Berdasarkan kesepakatan antara pihak keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat, Deni menyampaikan bahwa setelah dimandikan, korban langsung dimakamkan di TPU Kampung Cimarinjung.(*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News