Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 24 Mar 2023 13:24 WIB

Hindari Sepeda Motor Ditikungan Truk Pengangkut Semen Terperosok Ke Parit


					Polisi saat melakukan olah TKP dan bentu evakuasi truk yang terperosok ke parit Perbesar

Polisi saat melakukan olah TKP dan bentu evakuasi truk yang terperosok ke parit

Wartawan: Aris Jampang

JENTERANEWS.com – Kejadian naas terjadi di Jalan Raya Sagaranten tepatnya di Kampung Cikapundung Desa Sagaranten Kabupaten Sukabumi, sebuah truck muatan semen bernomor polisi F9740F  terperosok ke parit drainase dan nyaris terbalik  akibat menghindar tabrakan dengan sepeda motor yang berasal dari arah yang berlawanan, Jumat (24/3/2023).

“Truck tersebut dari arah Ancaen nyaris terbalik akibat menghindar dari kecelakaan sepeda motor di depan nya. Untung supir tidak apa apa, Namun kondisi truck agak parah sebab truck tersebut masuk ke sebuah drainase,” ujar Deni Kuncir, warga Sagaranten yang kebetulan melintas di kawasan tersebut.

Pada saat sebelum kejadian tersebut, truck berjalan di arah Ancaen, tiba tiba Tiba-tiba tepatnya di tikungan wilayah Cikapundung jalan raya Sagaranten dari arah berlawanan terlihat seorang perempuan pengendara sepeda motor matic yang melawan arus didepannya.

Lakalantas di tikungan Cikapundung Jalan Raya Sagaranten Kabupaten Sukabumi

“Sopir langsung membanting setir ke arah kiri, dan mencoba menghindar dari motor  yang melawan arah depannya, naas truck  terperosok ke parit, sementara perempuan pengendara sepeda motor yang out di tikungan meninggalkan lokasi begitu saja.” lanjut, Deni KuncirHindari Sepeda Motor Ditikungan Truk Pengangkut Semen Terperosok Ke Parit

Sementara Kapolsek Sagaranten Akp Deni Miharja SH.M.H,  membenarkan adanya kecelakaan tersebut, ia menerjunkan personil nya ke TKP untuk melakukan evakuasi,

“Truk tersebut dikendarai oleh Riki (27) Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, hanya kerugian materiil saja, adapun muatannya sudah di amankan diangkut truk dari perusahaan yang sama” tambahnya.

Akp Deni Miharja berharap agar pemakai jalan di daerah tersebut berhati-hati. “Banyak tikungan tajam diharapkan bagi pengendara untuk berhati hati dan waspada agar peristiwa laka lantas tidak terulang kembali.”Pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi

Tragedi di Tikungan Cigadog: Laka Maut Pickup vs Motor di Sagaranten Renggut Nyawa Bocah 6 Tahun

17 Februari 2026 - 16:26 WIB

Suasana di lokasi kejadian pasca-kecelakaan lalu lintas di ruas jalan provinsi Sagaranten - Sukabumi. Terlihat kondisi jalan basah usai hujan saat petugas kepolisian mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP.

Gegerkan Warga Curugkembar, Remaja Putri Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

14 Februari 2026 - 15:32 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Curugkembar tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendokumentasikan lokasi penemuan jenazah remaja putri berinisial F (18) di rumahnya di Kampung Rawa Bungur, Sukabumi, pada Jumat malam (13/2/2026).

RESPON CEPAT: Damkar Kabupaten Sukabumi Berhasil Evakuasi Jasad Lansia di Sungai Cidadap

24 Januari 2026 - 11:12 WIB

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi bersama tim gabungan saat mengevakuasi jenazah Bpk. Cepang (64) menyusuri aliran Sungai Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Jumat (23/1/2026).

Diguyur Hujan Deras, Rumah Lansia di Parungkuda Sukabumi Ambruk hingga Tak Layak Huni

23 Januari 2026 - 13:42 WIB

Petugas P2BK Parungkuda melakukan asesmen kerusakan pada rumah milik Ibu Titi (63) di Kampung Palasari, Desa Palasari Hilir, yang ambruk akibat hujan deras pada Jumat (23/1/2026). Struktur bangunan yang lapuk dan tanah yang labil membuat rumah tersebut kini dinyatakan tidak layak huni. (Foto: Dok. P2BK Parungkuda)
Trending di Peristiwa