Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 7 Okt 2023 16:41 WIB

Hujan Angin di Kota Sukabumi, BPBD Catat Empat Bencana Alam


					Hujan Angin di Kota Sukabumi, BPBD Catat Empat Bencana Alam Perbesar

JENTERANEWS.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, menyebutkan terdapat beberapa bencana alam terjadi pasca hujan disertai angin kencang, Jumat (6/10).

Dari informasi yang diperoleh, insiden terjadi sekira pukul 15.40 WIB, akibat debit air meningkat akhirnya saluran irigasi jebol di Pondok Pesantren (Ponpes) Assirojul Munir RT4 RW9 Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh.

“Selain itu, kami juga mendapat laporan adanya kerusakan kanopi Lapkesda akibat tiupan angin kencang,” kata Kepala BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, Jumat (6/10).

Tak hanya itu, petugas BPBD juga membantu proses evakuasi pohon tumbang di RW 9 Kecamatan Baros dan evakuasi rumah warga yang plafon rumahnya ambruk.

“Hingga saat ini kami baru menerima empat kejadian yakni, saluran irigasi jebol, kanopi ambruk, pohon tumbang dan plafon rumah ambruk. Semuanya sedang dilakukan evakuasi,” ujarnya.

Novian menjelaskan, dari empat bencana alam yang terjadi tidak menimbulkan korban jiwa. Adapun, jumlah kerugian hingga saat ini masih dalam pengecekan petugas lapangan.

“Saat ini petugas masih melakukan pengecekan sehingga kerugian belum diketahui. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.

Saat ini, sambung Novian, petugas BPBD terus melakukan pemantauan di beberapa lokasi rawan bencana alam seperti, longsor, banjir dan bencana alam lainnya.

“Kami terus melakukan memonitoring untuk mengetahui daerah mana saja yang terjadi bencana alam pasca hujan disertai angin kencang,” cetusnya.

Novian menghimbau, memasuki musim hujan masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja. Terlebih, bagi warga yang memiliki rumah di bantaran sungai maupun berdekatan dengan tebing.

“Kami himbau masyarakat untuk menjaga lingkungannya agar terbebas dari segala bencana pada musim penghujan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).
Trending di Laporan: Awang Ruswandi