Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jan 2026 09:56 WIB

Identitas Terungkap: WNA Arab Saudi Tewas, Warga Bogor Kritis dalam Tragedi Jetski Pantai Buffalo


					Proses evakuasi manual jetski yang terbalik dihantam ombak dilakukan oleh warga di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Senin (5/1/2026) sore. Kecelakaan ini melibatkan dua penumpang, satu di antaranya adalah WNA asal Arab Saudi yang kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Perbesar

Proses evakuasi manual jetski yang terbalik dihantam ombak dilakukan oleh warga di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Senin (5/1/2026) sore. Kecelakaan ini melibatkan dua penumpang, satu di antaranya adalah WNA asal Arab Saudi yang kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

JENTERANEWS.com – Teka-teki mengenai identitas dua wisatawan yang menjadi korban kecelakaan wahana olahraga air (jetski) di kawasan Pantai Buffalo, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya terjawab.

Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Satpol Airud) mengonfirmasi bahwa insiden maut yang terjadi pada Senin (5/1/2026) sore tersebut merenggut nyawa seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Arab Saudi dan menyebabkan seorang perempuan warga lokal dalam kondisi kritis.

Kepala Satuan Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, dalam keterangan tertulisnya pada Senin malam, merinci data diri kedua korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Korban meninggal dunia teridentifikasi sebagai Al Muhanna Hasan Radhi (39), seorang pria berkewarganegaraan Arab Saudi. Saat dievakuasi, korban mengenakan baju pantai lengan pendek bermotif putih-hitam-biru serta celana pendek abu-abu.

Sementara itu, korban selamat yang kini tengah berjuang dalam masa kritis adalah Siti Maryam (41). Ia diketahui merupakan seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Jalan Sukamaju, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Korban meninggal dunia (WNA). Sementara satu korban lainnya terselamatkan namun kritis,” tulis AKP Dadi dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), Satpol Airud Polres Sukabumi mengungkap detik-detik fatal yang terjadi sekitar pukul 17.02 WIB tersebut.

Insiden bermula saat kedua korban berboncengan menggunakan satu unit jetski di perairan Pantai Buffalo. Diduga, pengemudi jetski berusaha melakukan manuver berisiko di tengah kondisi ombak yang kurang bersahabat.

“Korban berboncengan menggunakan jetski lalu mencoba menerobos ombak, seketika jetski pun terbalik,” jelas Dadi.

Nahas, saat kendaraan air tersebut terbalik, tubuh korban tidak hanya terlempar ke air, tetapi juga menghantam badan jetski dengan keras. Benturan inilah yang diduga kuat menjadi penyebab fatalitas pada korban WNA.

AKP Dadi menjelaskan bahwa pemeriksaan fisik terhadap korban Al Muhanna Hasan Radhi menunjukkan adanya cedera serius yang spesifik di bagian kepala.

“Di sebelah pelipis kiri ada luka benturan mengakibatkan robek,” terangnya. Luka tersebut diduga kuat menyebabkan pendarahan hebat dan hilangnya kesadaran saat korban berada di air.

Pasca-evakuasi, jenazah Al Muhanna Hasan Radhi langsung dibawa ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD Palabuhanratu untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur. Sementara Siti Maryam masih mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya.

Pihak kepolisian saat ini telah mendata sejumlah saksi di lokasi kejadian untuk melengkapi berkas penyelidikan. Saksi yang dimintai keterangan meliputi relawan penyelamat serta anak dari korban Siti Maryam yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.(*)


Laporan: Rudi

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 61 kali

Baca Lainnya

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.

Tanpa Basa-Basi! Polsek Purabaya Gerebek Posramil, Danposramil Peltu Kosasih Dibuat Tak Berkutik

9 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca