Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 4 Jun 2022 14:36 WIB

Iming-iming Gaji Besar Kerja di Luar Negri, Lakukan Asusila Selama di Penampungan, 4 Pelaku TPPO Berhasil Ditangkap


					Pelaku penjualan orang dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Sukabumi, Jumat (3/6/2022) Perbesar

Pelaku penjualan orang dihadirkan dalam konferensi pers di Polres Sukabumi, Jumat (3/6/2022)

JENTERANEWS.com – Satuan Reskrim Polres Sukabumi berhasil menangkap empat pelaku jaringan perdagangan orang, serta menggerebek tempat penampungan calon pekerja migran ilegal. Terdapat 13 korban di lokasi.

Dari lokasi, petugas menyita berbagai dokumen kependudukan milik para korban, dua paspor, 13 lembar surat izin keluarga, 17 handphone berbagai merek milik korban dan tersangka, satu bundel bukti percakapan antara tersangka dan korban, dua keping ATM, satu buku rekening dan satu unit mobil jenis Toyota Rush.

Iming-iming Gaji Besar Kerja di Luar Negri, Lakukan Asusila Selama di Penampungan, 4 Pelaku TPPO Berhasil Ditangkap

Wakapolres Sukabumi Kompol R Bimo Moernanda bersama jajaran Satreskrim Polres Sukabumi saat menunjukkan barang bukti TPPO saat pemberian keterangan pers di Mapolres Sukabumi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Jumat (3/6/2022).

Wakapolres Sukabumi Kompol R Bimo Moernanda mengatakan, para pelaku tersebut memiliki peran masing-masing, BR (28) dan CS (46) bertugas merekrut calon tenaga kerja, WN (29) sebagai sopir yang membawa para korban ke penampungan di wilayah Tangerang, Banten, dan BM (56) bertugas menjaga dan mengurus penampungan calon tenaga kerja ilegal.

Baca Juga:   Polisi Buru Pemuda Penginjak Al-Qur'an dan Tantang Umat Muslim

Adapun korban merupakan para perempuan dengan rentang usia 27 hingga 48 tahun. Mereka rencana akan diberangkatkan ke Arab Saudi dan negara Timur Tengah lain.

“Jumlah korban semuanya 13 orang, rencananya akan diberangkatkan ke Arab Saudi secara ilegal untuk menjadi pekerja migran,” ungkapnya, Jumat (3/6/2022).

Baca Juga:   Wabub Sukabumi, Pimpin Rakor Persiapan Re-validasi CPUGGp Tahun 2022

Modus para tersangka ini, lanjut Bimo, setelah korban di iming-imingi gaji besar dan korban menyetujuinya, lalu tersangka lainnya menjemput untuk di bawa kepenampungan di Tangerang.

Selama di penampungan Para korban mendapat pengawasan ketat, aktivitas korban terbatas sambil menunggu jadwal pemberangkatan ke negara yang akan menerima mereka sebagai pekerja.

Baca Juga:   Satbinmas Polres Sukabumi Kota Pastikan Liburan Berjalan Aman, Nyaman Dan Sehat

Berdasarkan hasil pemeriksaan salah seorang tersangka diketahui juga melakukan tindakan keji. Ia melakukan eksploitasi seksual pada korban.

“Parahnya lagi, salah satu tersangka melakukan tindakan bejat kepada sejumlah korban, yakni melakukan eksploitasi seksual selama di penampungan,” katanya.

Para tersangka dijerat dengan TPPO Pasal 2 ayat (1) atau ayat (2) dan atau Pasal (4) dan atau Pasal (10) dan atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO. Adapun ancaman hukumannya yakni minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara serta denda minimal Rp120 juta atau maksimal Rp600 juta.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, tidak menutup kemungkinan masih banyak korban lainnya,” pungkasnya..(*)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Peningkatan Kapasitas Pengemudi HPPKS, Sekda Ade” Mendukung Kinerja Lebih Baik”

20 Juli 2024 - 16:27 WIB

Peningkatan Kapasitas Pengemudi HPPKS, Sekda Ade" Mendukung Kinerja Lebih Baik"

Pemerintah Kabupaten Sukabumi meraih Penghargaan Bangga Kencana tingkat Provinsi Jawa Barat

20 Juli 2024 - 16:12 WIB

Pemkab Sukabumi Raih Penghargaan Bangga Kencana Tingkat Provinsi Jabar

Pisah Sambut Kapolresta Sukabumi, Sekda Ade Sampaikan Pentingnya Sinergitas Dan Kolaborasi

19 Juli 2024 - 22:54 WIB

Pisah Sambut Kapolresta Sukabumi, Sekda Ade Sampaikan Pentingnya Sinergitas Dan Kolaborasi

Rakor Forum Satu Data Kab Sukabumi 2024, Bahas Agenda Penting Penetapan Daftar Data

15 Juli 2024 - 15:40 WIB

Rakor Forum Satu Data Kab Sukabumi 2024, Bahas Agenda Penting Penetapan Daftar Data

Pembukaan KKN STISIP Syamsul Ulum, Wabup Minta Mahasiswa Dan Dosen Petakan Potensi Daerah

15 Juli 2024 - 12:15 WIB

Pembukaan KKN STISIP Syamsul Ulum, Wabup Minta Mahasiswa Dan Dosen Petakan Potensi Daerah

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Ajak ASN Jaga Kekompakan Dan Kebersamaan

15 Juli 2024 - 12:10 WIB

Apel Lingkup Sekretariat Daerah, Sekda Ajak ASN Jaga Kekompakan Dan Kebersamaan
Trending di Kabar Daerah
error: Content is protected !!