Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 16 Mei 2025 16:46 WIB

Investasi Bukan Cuma Profit, Wajib Bermanfaat untuk Rakyat!” Kata Wabup Sukabumi


					Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, memberikan pengarahan dalam Rapat Satgas Percepatan Investasi dan Kemudahan Berusaha di Aula DPMPTSP Palabuhanratu, Jumat (16/5/2025). Ia menegaskan pentingnya investasi yang berpihak pada ekonomi masyarakat. Perbesar

Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, memberikan pengarahan dalam Rapat Satgas Percepatan Investasi dan Kemudahan Berusaha di Aula DPMPTSP Palabuhanratu, Jumat (16/5/2025). Ia menegaskan pentingnya investasi yang berpihak pada ekonomi masyarakat.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serius menggenjot investasi sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha. Namun, upaya ini ditegaskan harus membawa manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat dan menjaga ketertiban umum.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi dan Kemudahan Berusaha yang digelar di Aula DPMPTSP Palabuhanratu, Jumat (16/5/2025). Rapat strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H Andreas, bersama jajaran pejabat terkait, para pelaku usaha, serta perwakilan instansi teknis.

Dalam arahannya, Wakil Bupati H Andreas menyoroti dua isu krusial yang menjadi fokus pembahasan: persoalan kemacetan di kawasan industri dan penataan sektor peternakan. Ia menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk menciptakan iklim investasi yang tidak hanya aman tetapi juga berkelanjutan.

“Kemacetan yang ditimbulkan dari aktivitas industri ini harus diselesaikan secara serius. Pemerintah daerah siap memfasilitasi penataan ulang kawasan industri agar tidak menimbulkan dampak sosial yang merugikan di lingkungan sekitar,” tegas H Andreas.

Ia mendesak perusahaan-perusahaan untuk segera melakukan penyesuaian internal, seperti perluasan lahan parkir dan penataan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar area operasional industri. Langkah ini dianggap sebagai langkah awal yang fundamental untuk menjaga keseimbangan antara laju pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan masyarakat.

“Investasi itu esensinya harus memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus mampu menjaga ketertiban dan kenyamanan warga. Jangan sampai masyarakat justru menjadi korban dari dampak eksternal aktivitas industri yang kurang terkendali,” jelasnya, menekankan prinsip investasi yang berpihak pada rakyat.

Wakil Bupati berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi wadah lahirnya gagasan segar dan langkah-langkah bijaksana dari para pelaku usaha demi kemajuan Kabupaten Sukabumi di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa pembentukan Satgas ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Sukabumi untuk mengurai berbagai kendala berusaha yang kerap muncul di lapangan. Berdasarkan hasil pemetaan awal, terdapat lima kecamatan yang teridentifikasi sebagai titik rawan kemacetan akibat tingginya konsentrasi aktivitas usaha, meliputi Cibadak, Parungkuda, Cicurug, Sukalarang, dan Cikembar.

“Satgas telah menyusun sejumlah rekomendasi strategis untuk mengatasi kemacetan, antara lain perluasan celukan jalan, penataan PKL, pembangunan jalur alternatif, peningkatan keberadaan petugas lapangan, hingga pembangunan fasilitas pedestrian dan marka jalan yang memadai,” papar Ali.

Di sektor peternakan, lanjut Ali, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menemukan sejumlah persoalan mendasar, terutama terkait aspek legalitas dan perizinan. Data sementara menunjukkan, banyak perusahaan peternakan yang terkendala dalam pemenuhan persyaratan dokumen krusial seperti analisis dampak lalu lintas (andalalin), serta belum sepenuhnya memenuhi standar teknis operasional yang berlaku.

“Pemerintah daerah akan terus mengawal sektor ini agar tidak hanya memenuhi aspek administratif perizinan, tapi juga mampu berjalan sesuai standar teknis yang mendukung keberlanjutan usaha sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan ketertiban,” pungkasnya.

Rapat ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, namun tetap berlandaskan pada prinsip kebermanfaatan bagi masyarakat dan penegakan aturan.(*)

[Laporan: Awang | Editor: Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca