JENTERANEWS.com – Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi menggelar pertandingan pencak silat dalam Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) yang diselenggarakan oleh KONI Kabupaten Sukabumi di Gor Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, mulai Kamis (19/12/2024). Ajang ini bertujuan menjaring atlet-atlet handal yang akan dipersiapkan untuk Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) 2025, serta berlanjut ke tingkat provinsi, nasional, dan internasional.
Hendrik Pangemanan, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan IPSI Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 18 hingga 20 Desember 2024, diikuti oleh 387 peserta berusia 17 hingga 32 tahun dari 36 kecamatan. Beberapa kecamatan absen karena wilayahnya terdampak banjir dan longsor.
“Tujuan utama kami adalah mempersiapkan tim atlet untuk BK Porda Jabar 2025. Oleh karena itu, melalui acara yang diselenggarakan KONI ini, kami melakukan penjaringan atlet dari seluruh kecamatan,” ujar Hendrik.
Setelah proses pendaftaran dan penjaringan, IPSI akan mengadakan pembinaan atlet, yang rencananya akan dilaksanakan sebelum atau sesudah bulan puasa. “IPSI lebih memilih pembinaan dilakukan lebih awal agar masa latihan lebih panjang. Latihan yang intensif tentu akan memberikan hasil yang lebih baik,” tambahnya.
Hendrik juga menekankan pentingnya sinergi antara IPSI dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan dinas terkait. “IPSI sebagai organisasi yang menaungi paguron-paguron pencak silat membutuhkan dukungan finansial dan sumber daya lainnya. Kami berharap banyak pihak yang peduli, terutama dari berbagai dinas di Sukabumi, untuk mendukung perkembangan pencak silat,” ungkapnya. Ia juga mengapresiasi kelengkapan peralatan dan fasilitas latihan di Kabupaten Sukabumi yang dinilainya terbaik dibandingkan kota dan kabupaten lain.
Hendrik memberikan motivasi kepada para atlet untuk selalu disiplin. “Disiplin adalah kunci kesuksesan. Mulai dari jadwal latihan, waktu istirahat, semuanya harus diatur dengan disiplin. Selama di pemusatan latihan (camp), atlet tidak diperbolehkan pulang. Jika satu saja melanggar, maka akan berdampak pada yang lain,” tegasnya.
Senada dengan Hendrik, Sekretaris Umum (Sekum) IPSI Kecamatan Cicantayan, Azhary Muhtar, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KONI Kabupaten Sukabumi. Setelah hampir 25 tahun, akhirnya PORKAB kembali menggelar pertandingan pencak silat. Ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu,” kata Azhary.
Ia melihat antusiasme dan potensi atlet yang muncul dari berbagai paguron di setiap kecamatan. “Ini adalah bukti hasil latihan yang berkelanjutan. Kami berharap dapat menjaring atlet-atlet hebat yang akan berprestasi di Porda Jabar 2025 hingga tingkat internasional,” ujarnya.
Azhary juga memberikan pesan kepada seluruh atlet, khususnya atlet pencak silat, untuk terus berlatih dengan disiplin demi meraih kemenangan. “Tetap semangat dan terus berlatih dengan disiplin sebelum bertanding. Selamat mengikuti pertandingan IPSI tingkat Kabupaten Sukabumi, tunjukkan bakatmu dan raihlah juara,” pungkasnya.(*)















