Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Des 2025 11:55 WIB

Jalur Nasional Bagbagan-Kiaradua Lumpuh Total: Lima Titik Longsor Putus Akses ke Pajampangan


					Spanduk imbauan penutupan total jalur Bagbagan-Kiaradua terpasang di Pertigaan Bagbagan, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/12/2025). Satlantas Polres Sukabumi menutup akses dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif Jampang Tengah atau Lengkong menyusul lima titik longsor yang memutus akses utama menuju kawasan Pajampangan. Perbesar

Spanduk imbauan penutupan total jalur Bagbagan-Kiaradua terpasang di Pertigaan Bagbagan, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/12/2025). Satlantas Polres Sukabumi menutup akses dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif Jampang Tengah atau Lengkong menyusul lima titik longsor yang memutus akses utama menuju kawasan Pajampangan.

JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi hingga Senin (15/12/2025) pagi memicu bencana hidrometeorologi serius. Akses vital jalur nasional Bagbagan-Kiaradua dilaporkan lumpuh total setelah teridentifikasi adanya lima titik longsor yang memutus konektivitas menuju kawasan Pajampangan.

Berdasarkan pemutakhiran data situasi di lapangan, kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem ini cukup signifikan. Dari lima titik longsor yang teridentifikasi, tiga di antaranya masuk dalam kategori berat. Material tanah labil yang bercampur dengan pepohonan besar menutup seluruh badan jalan, membuat akses sama sekali tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Sementara itu, dua titik lainnya dikategorikan ringan, namun tetap dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan jika dipaksakan untuk melintas.

Kondisi paling krusial terpantau berada di Kampung Ciawitali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Pantauan visual di lokasi memperlihatkan tebing jalan mengalami ambrol masif, menyeret material lumpur tebal serta vegetasi rimbun hingga menutupi tengah jalan.

Dampak dari kejadian ini, arus lalu lintas lumpuh total. Kendaraan roda empat terjebak dalam antrean panjang tanpa bisa bergerak. Meski jalur tertutup material, sejumlah pengendara roda dua terlihat masih mencoba melintas di sela-sela upaya penanganan. Situasi dramatis terlihat saat personel kepolisian bersama warga setempat harus berjibaku, bahu-membahu mendorong sepeda motor satu per satu melewati medan yang sangat licin dan berlumpur demi menembus blokade alam tersebut.

Merespons kondisi yang tidak kondusif dan berpotensi membahayakan nyawa, Satlantas Polres Sukabumi mengambil langkah taktis dengan menutup total jalur tersebut. Penyekatan dimulai dari titik awal masuk, tepatnya di Pertigaan Bagbagan (akses masuk Jembatan Cimandiri).

“Jalur Bagbagan – Kiaradua tidak bisa dilintasi akibat tanah longsor dan pohon tumbang,” demikian bunyi penegasan pada spanduk imbauan berukuran besar yang dipasang melintang oleh petugas di lokasi penyekatan. Langkah ini diambil guna mencegah kendaraan terjebak lebih jauh di lokasi bencana.

Pihak kepolisian secara resmi mengalihkan arus lalu lintas bagi masyarakat yang hendak menuju wilayah selatan Sukabumi, seperti Jampangkulon, Surade, atau Ujunggenteng.

“Gunakan Jalur Alternatif Jampang Tengah atau Lengkong,” tulis imbauan resmi Satlantas Polres Sukabumi.

Hingga berita ini diturunkan, alat berat masih terus beroperasi di lokasi kejadian untuk membersihkan titik-titik longsor berkategori berat. Pihak kepolisian meminta masyarakat dan pengendara untuk bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan dengan mengikuti rute alternatif yang telah disiapkan.


Laporan : M.Ridwan

Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

AWAL TAHUN 2026: Polres Sukabumi Kota Gulung Puluhan Pelaku Kriminal dan Sita Narkoba Senilai Ratusan Juta Rupiah SUKABUMI

13 Februari 2026 - 07:16 WIB

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo (tengah), didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) memperlihatkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan konvensional dan narkoba saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026). Selama awal tahun 2026, polisi berhasil mengungkap puluhan kasus dan mengamankan 50 tersangka.

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Sukabumi Resmikan Infrastruktur Energi Terbarukan

12 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (baju biru), mendengarkan penjelasan teknis mengenai cara kerja reaktor biogas usai peresmian di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kamis (12/2/2026). Fasilitas ini mampu mengolah limbah dapur MBG menjadi energi terbarukan.

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga di Cidadap Sukabumi Rata dengan Tanah

12 Februari 2026 - 15:45 WIB

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, relawan Tagana (berompi oranye), dan perangkat desa setempat meninjau langsung kondisi rumah panggung milik Bapak Jaja yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/2).

Kawal Pembangunan Pelosok, DPRD Kabupaten Sukabumi Tegaskan Komitmen Penuh dalam TMMD ke-127

12 Februari 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai komitmen penuh DPRD dalam mendukung kesuksesan program TMMD ke-127 Tahun 2026 demi percepatan pembangunan desa.

Gedung MIS Cicayur Sukabumi Rusak Parah, Guru Terpaksa Gunakan Dana Pribadi untuk Perbaikan

11 Februari 2026 - 22:27 WIB

Kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Cicayur di Kampung Ciwalat, Kabupaten Sukabumi, yang dilaporkan dalam keadaan memprihatinkan. Bangunan ini mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, dan lantai ruang kelas.

DPRD Kabupaten Sukabumi Pasang Badan Kawal Tol Bocimi Seksi 3, Ingatkan Jangan Ada Isu Liar yang Hambat Pembangunan

11 Februari 2026 - 08:05 WIB

Suasana musyawarah strategis lintas sektor di Ruang Meeting Universitas Nusa Putra, Selasa (10/2/2026)
Trending di Sukabumi