Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Mei 2026 17:30 WIB

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah yang berakar pada pemberdayaan lokal. Hal ini dibuktikan dengan peresmian Desa Sukajaya di Kecamatan Sukabumi sebagai “Desa Wisata Tikukur” oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada Sabtu (16/5/2026).

Prosesi peresmian yang ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis tersebut berlangsung meriah, bertepatan dengan perhelatan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 yang dipusatkan di Bale Tikukur, Desa Sukajaya.

Desa Wisata Tikukur merupakan satu dari 31 desa/kampung wisata yang baru-baru ini dikukuhkan oleh Bupati Sukabumi. Program ini digagas untuk mengangkat dan menonjolkan berbagai potensi spesifik yang dimiliki oleh masing-masing wilayah di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi dianugerahi potensi yang sangat luar biasa, mencakup keindahan alam, kekayaan budaya, hingga kekuatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran desa wisata dinilai sebagai instrumen strategis untuk mendongkrak potensi-potensi tersebut.

“Kami memiliki potensi yang luar biasa. Dengan adanya penetapan desa wisata yang turut didampingi oleh Komite Ekonomi Kreatif ini, kami sangat yakin potensi desa dapat terdongkrak secara signifikan,” ujar H. Asep Japar.

Oleh karena itu, Bupati menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah desa di Kabupaten Sukabumi untuk lebih proaktif dalam menggali potensi wilayahnya. Langkah ini diyakini mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Ini merupakan wujud upaya kita dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan bahwa esensi dari desa wisata bukan sekadar menghadirkan destinasi atau atraksi semata, melainkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi. Keberadaannya diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, mengembangkan kapasitas UMKM, sekaligus menjadi ajang pelestarian budaya lokal dan ekonomi kreatif.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dan bersinergi. “Di samping menjaga kelestarian potensi lokal, kita juga harus fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Tujuannya agar kita mampu memberikan pelayanan wisata yang aman, nyaman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan,” beber Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Sukajaya, Deden Gunaefi, menyambut optimis peresmian status desa wisata ini. Ia menjelaskan bahwa letak geografis Desa Sukajaya yang beririsan langsung dengan wilayah Kota Sukabumi memberikan nilai tambah dan keuntungan strategis, terutama dalam memasarkan potensi desa yang didominasi oleh hasil pertanian, peternakan, dan UMKM.

“Warga kota yang ingin menikmati suasana alam pedesaan sering menjadikan daerah kami sebagai destinasi kunjungan. Peluang ini kami manfaatkan secara optimal untuk menunjukkan potensi unggulan yang kami miliki. Alhamdulillah, setiap memasuki masa liburan, tempat kami selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan,” pungkas Deden.(*)

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asri Mulyawati Gelar Reses di Jampangtengah

6 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar, Asri Mulyawati, S.Pd. (tengah, berkerudung putih), saat memimpin jalannya dialog interaktif dalam kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Aula Kecamatan Jampangtengah, Jumat (5/6/2026).

Serap Aspirasi Warga Ciemas, Anggota DPRD Sukabumi Andri Hidayana Gelar Reses dan Santuni Anak Yatim

6 Juni 2026 - 20:34 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, Andri Hidayana (memegang mikrofon), saat memberikan sambutan di hadapan warga yang hadir dalam acara Reses Kedua Tahun Anggaran 2026 di kediamannya, Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (jompo), di mana sejumlah anak-anak yatim yang hadir tampak memegang bingkisan santunan. (FOTO: Istimewa)

Antisipasi Teror Geng Motor, Polsek Citamiang Gelar Patroli Skala Besar di Jam Rawan

6 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Citamiang Iptu Riki Saputra (berseragam di tengah) terlihat sedang berinteraksi dan berdialog langsung dengan warga di sebuah pos selama pelaksanaan patroli preventif dini hari untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan memberikan imbauan keamanan.

Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Sukabumi Gaungkan “Keadilan Iklim” Lewat Aksi Masif

6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Potret petugas dan warga melakukan korve (kerja bakti) massal serentak untuk membersihkan median jalan dan mengumpulkan sampah ke dalam karung di area Cisaat, Sukabumi, pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Aksi nyata pembersihan di lapangan ini menjadi langkah taktis Pemkab Sukabumi untuk mengatasi darurat sampah dan memperluas ruang terbuka hijau, menindaklanjuti seruan Kepala DLH Nunung Nurhayati. (

Hari Lingkungan Hidup 2026: Disperkim Sukabumi Pacu Transformasi ‘Green Settlement’ Hadapi Krisis Iklim

6 Juni 2026 - 13:41 WIB

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, dalam poster peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Disperkim berkomitmen mendorong transformasi pembangunan perumahan berbasis keberlanjutan lingkungan (green settlement) guna menghadapi dampak nyata perubahan iklim di daerah.

Gelar Reses di Kebonpedes, Anggota DPRD Sukabumi Uden Abdunnafsir Tampung Keluhan Infrastruktur hingga Persoalan Hukum

6 Juni 2026 - 13:27 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Uden Abdunnafsir, saat menyampaikan pemaparan dalam Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi