Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Des 2025 23:00 WIB

Jelang Pergantian Tahun 2026, Forkopimcam Sagaranten Terbitkan Himbauan Tegas: Larang Pesta Kembang Api hingga Siaga Bencana


					Jajaran Forkopimcam Sagaranten yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan menggelar apel koordinasi pada Selasa malam (30/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang detik-detik pergantian tahun 2025-2026. Perbesar

Jajaran Forkopimcam Sagaranten yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan menggelar apel koordinasi pada Selasa malam (30/12/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang detik-detik pergantian tahun 2025-2026.

JENTERANEWS.com – Menjelang detik-detik pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten mengambil langkah preventif dengan mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di tengah masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Himbauan yang disepakati bersama oleh Camat Sagaranten, Kapolsek Sagaranten, dan Danramil 2211 Sagaranten ini disampaikan pada Selasa (30/12/2025).

Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, S.T., Kp., M.Si., menegaskan bahwa instruksi ini merujuk langsung pada Surat Edaran Bupati Sukabumi Nomor 186/PT.10.11.02/SATPOL PP tentang Kesiapsiagaan Masa Libur Perayaan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Tujuannya adalah menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama periode libur panjang ini.

“Himbauan tentang kesiapsiagaan masa libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ini dikeluarkan sebagai hasil koordinasi serta komunikasi intensif bersama-sama antara Kecamatan Sagaranten, Polsek Sagaranten, dan Koramil 2211 Sagaranten,” ujar R. Ade Akhsan dalam keterangan resminya.

Dalam surat edaran tersebut, Forkopimcam Sagaranten menitikberatkan pada tiga sektor krusial yang harus dipatuhi oleh masyarakat:

1. Toleransi dan Kamtibmas: Larangan Kembang Api

Poin utama yang ditekankan adalah larangan keras menyelenggarakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun di seluruh wilayah Kecamatan Sagaranten. Masyarakat juga diminta untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) guna menjaga wilayah masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta minuman keras (miras). Selain itu, mari kita jaga kerukunan dan ciptakan suasana damai dengan saling menghormati,” tambahnya.

2. Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Bencana

Mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di penghujung tahun 2025, Forkopimcam meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Masyarakat dilarang menggunakan petasan atau bahan peledak yang berisiko memicu kebakaran dan gangguan ketertiban. Warga juga diimbau untuk aktif memantau informasi cuaca resmi dari BMKG. “Segera lapor ke posko informasi atau aparat setempat jika terjadi situasi darurat atau kejadian menonjol,” tegas Camat Sagaranten.

3. Keamanan Lalu Lintas dan Pendekatan Humanis

Sektor terakhir menyasar pada mobilitas warga. Forkopimcam mengimbau penggunaan kendaraan yang layak jalan serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan.

Dalam pelaksanaannya, pihak TNI dan Polri (Koramil 2211 dan Polsek Sagaranten) berkomitmen untuk melakukan pengamanan dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan bersahabat demi memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah dan perayaan tahun baru. Sinergi antara tokoh masyarakat dan tokoh agama juga akan ditingkatkan untuk memperkuat pengamanan wilayah.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca