Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Jun 2025 18:55 WIB

Jeritan dari Pelosok Sukabumi: Listrik Padam 4 Jam di Kota Kalian Anggap Bencana? Kami Alami Tiap Hari!


					Ilustrasi : Petugas PLN sedang memperbaiki tiang listrik atau berada di gardu induk Perbesar

Ilustrasi : Petugas PLN sedang memperbaiki tiang listrik atau berada di gardu induk

JENTERANEWS.com Kepanikan dan keluhan meluas di wilayah Sukabumi, Bogor, hingga Depok setelah terjadi pemadaman listrik massal selama lebih dari empat jam pada Sabtu (28/6/2025). Namun, di tengah riuhnya pemberitaan, muncul suara ironis dari seorang warga di pelosok Sukabumi yang menyebut pemadaman adalah “menu harian” bagi mereka.

Pemadaman serentak yang terjadi sejak pukul 11.36 WIB itu sontak melumpuhkan sebagian aktivitas warga. Di Kota Sukabumi, listrik yang padam sekitar pukul 11.40 WIB baru kembali normal pada pukul 15.30 WIB, menyisakan rentang waktu lebih dari empat jam tanpa pasokan energi.

Informasi yang beredar cepat melalui pesan WhatsApp dan media sosial menyebutkan bahwa gangguan terjadi pada transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV milik PLN. Gangguan ini berdampak langsung pada pasokan ke gardu induk di Bogor, GPI, Depok, dan Sukabumi.

Menanggapi hal ini, PT PLN (Persero) bergerak cepat. Puluhan personel teknis dikerahkan untuk melakukan manuver pemulihan secara bertahap. Upaya tersebut membuahkan hasil.

“Pada pukul 15.43 WIB, 100 persen pelanggan terdampak berhasil dinormalkan kembali,” ujar seorang perwakilan PLN dalam keterangan resminya, Sabtu (28/6). PLN juga mengarahkan pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut untuk mengakses aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Namun, di saat warga perkotaan resah dan menanti pasokan listrik kembali normal, Risman, seorang warga Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, justru menanggapinya dengan dingin dan senyum sinis. Bagi Risman dan warga di wilayahnya, Sukabumi Selatan, pemadaman listrik bukanlah berita besar.

“Di wilayah kami, listrik mati mendadak itu sudah biasa, sudah jadi langganan. Bahkan hampir setiap hari, kadang bisa sampai lima kali padam dalam sehari,” ungkap Risman.

Berita tentang pemadaman besar yang menjadi sorotan media nasional terasa ironis baginya. Ia mempertanyakan adanya perbedaan kualitas pelayanan antara warga kota dan warga di daerah pelosok sepertinya, yang telah bertahun-tahun hidup dengan kondisi listrik yang tidak stabil.

“Apakah hanya warga kota saja yang harus mendapatkan pelayanan listrik maksimal?” tanyanya retoris. “Sementara kami di sini sudah bertahun-tahun belum ada solusi.”

Risman mengaku tidak tahu pasti akar masalahnya. “Apakah alat untuk memasok listrik ke wilayah Sukabumi Selatan ini jelek, atau petugas PLN bagian gangguan di sini kurang profesional, atau mungkin banyak gangguan alam, saya kurang paham,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa haknya sebagai konsumen sama di mata hukum. “Yang jelas kami punya hak yang sama sesuai UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan dan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” tegasnya.

Kisah Risman menjadi cerminan bahwa di balik keberhasilan PLN memulihkan gangguan berskala besar dengan cepat, masih ada pekerjaan rumah yang menanti untuk memastikan keandalan pasokan listrik yang merata hingga ke pelosok negeri.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 194 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Diduga Terlindas Truk Tabrak Lari di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Pemotor Alami Luka pada Kaki

21 September 2026 - 14:57 WIB

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota menandai lokasi terjadinya kecelakaan saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut melibatkan sebuah sepeda motor dan truk tak dikenal yang melarikan diri usai insiden.

Disdik Kabupaten Sukabumi Perkuat Pembinaan PAUD dan Akurasi Dapodik di Wilayah Dapil VI

21 September 2026 - 08:34 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena bersama jajaran pejabat Disdik, penilik, pengawas, serta pengelola lembaga PAUD dan PNF se-Dapil VI berfoto bersama pada Rapat Koordinasi Pembinaan di kawasan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (20/9/2026).
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca