Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 9 Des 2022 06:00 WIB

Kapolres Sukabumi Kerahkan Polsek Nagrak Bantu Korban Gempa di Nagrak dan Ciambar


					Kapolres berikan batuan semen kepada korban imbas gempa 5,8M  di 7.11 LS, 106.99 BT (21 kilometer di tenggara Kota Sukabumi Perbesar

Kapolres berikan batuan semen kepada korban imbas gempa 5,8M di 7.11 LS, 106.99 BT (21 kilometer di tenggara Kota Sukabumi

JENTERANEWS.com – Respon cepat dilakukan Polres Sukabumi terhadap bencana gempa bumi di yang terjadi tadi pagi kamis (8/12/2022) rumah warga rusak usai gempa berkekuatan 5,8 dengan pusat gempa terjadi 7.11 LS, 106.99 BT (21 kilometer di tenggara Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah sontak memerintahkan para Kapolsek jajaran untuk turun langsung mengecek wilayahnya masing-masing, pasca terjadinya gempa bumi.

Dalam perintahnya, bila ditemukan ada yang terdampak akibat gempa bumi, maka harus terjun langsung membantu meringankan beban korban.

Seperti yang ditugaskan kepada Kapolsek Nagrak karena pasca gempa bumi 5,8M yang terjadi kamis (8/12/2022) pagi ada yang kena imbas, rumah salah seorang warga rusak tembok dinding roboh.

“Setelah diketahui ada tiga rumah di Kecamatan Nagrak dan Kecamatan Ciambar yang rusak imbas gempa , saya bergerak cepat bersama anggota untuk tanggap darurat,” jelas Iptu Teguh kepada tim liputan Humas Polres Sukabumi, Kamis (08/12/22).

Kapolres Sukabumi Kerahkan Polsek Nagrak Bantu Korban Gempa di Nagrak dan Ciambar

IPTU Teguh Putra Hidayat, S.H, beserta jajarannya, saat membersihkan puing-puing reruntuhan tembok yang roboh akibat gempabumi

Selain turut serta bersama tim relawan lainnya membersihkan puing-puing bangunan rumah, anggota kepolisian juga sekaligus menyalurkan bantuan berupa puluhan sak semen bagi korban terdampak.

“Atas perintah pimpinan, Bapak Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah hari ini kami langsung menyalurkan bantuan berupa material semen kepada tiga korban yang terdampak rumah rusak, masing-masing 10 sak semen,” Imbuhnya

Dilokasi, Iptu Teguh juga memberi himbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan selalu waspada apabila sewaktu-waktu gempa terjadi kembali.

Sementara salah satu korban di Cibunarjaya, Usai menerima sumbangan, Iis (58) mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sukabumi  dan jajarannya yang sudah membantu dan sudi menyisihkan sebagian rezekinya.

“Mudahan-mudahan support bahan material, bantuan, dan empati dari Bapak Kapolres Sukabumi dan jajarannya menjadi daya semangat bagi kami, dengan apa yang Bapak Kapolres berikan, kami sangat terbantu,” kata Iis.***

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.
Trending di Peristiwa