Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Jun 2025 14:22 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Kios Bensin Di Kalapanunggal, Satu Orang Luka-luka


					Puing-puing sisa kebakaran di kediaman Ibu Ana dan Bapak Udin di Desa Pulosari, Kalapanunggal, Jumat (20/6/2025). Kebakaran yang diduga berasal dari kios bensin eceran ini menghanguskan dua bangunan dan membuat korban sangat membutuhkan bantuan sandang serta pangan. Perbesar

Puing-puing sisa kebakaran di kediaman Ibu Ana dan Bapak Udin di Desa Pulosari, Kalapanunggal, Jumat (20/6/2025). Kebakaran yang diduga berasal dari kios bensin eceran ini menghanguskan dua bangunan dan membuat korban sangat membutuhkan bantuan sandang serta pangan.

JENTERANEWS.com – Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Kampung Cibogo RT.28 RW.10, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi pada Jumat pagi, 20 Juni 2025. Insiden yang terjadi sekitar pukul 09:00 WIB ini menghanguskan satu rumah tinggal dan sebuah kios bensin eceran, serta menyebabkan satu warga mengalami luka ringan.

Berdasarkan laporan dari Supriyadi, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Kalapanunggal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari aktivitas di kios bensin eceran dan tambal ban. “Penyebabnya diduga dari eceran bensin dan tambal ban,” ujar Supriyadi. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

Akibat amukan si jago merah, kediaman yang dihuni oleh Ibu Ana dan Bapak Udin ludes terbakar. Sebanyak dua bangunan, yang terdiri dari rumah tinggal dan kios, rata dengan tanah. Satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan dalam peristiwa nahas ini, namun tidak ada korban jiwa maupun luka berat.

Saat ini, keluarga yang terdampak bencana belum mengungsi dan masih berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, mereka sangat membutuhkan bantuan darurat. “Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah sandang dan pangan untuk para korban,” tambah Supriyadi, mengutip informasi dari Ketua RT setempat.

Tim gabungan yang terdiri dari TAGANA, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, bersama perangkat Desa Pulosari, telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. “Kami telah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran,” jelas Supriyadi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan logistik yang disalurkan kepada para korban. Tim gabungan masih terus melakukan pendataan dan asesmen di lokasi kejadian untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Sebanyak dua personel TAGANA terlibat langsung dalam proses asesmen awal bencana ini.(*)

Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis

18 April 2026 - 07:22 WIB

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.
Trending di Sukabumi