JENTERANEWS.com – Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Bogor, tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Selasa (7/10/2025). Insiden mengerikan ini diduga dipicu oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada sebuah truk trailer Hino yang bermuatan alat berat.
Menurut keterangan resmi dari Kasat Lantas Polresta Sukabumi, AKP Arif Saepul Haris, kecelakaan bermula sekitar tengah hari saat truk trailer Hino bernomor polisi L 8803 UO, yang dikemudikan oleh Muhamad Risman, melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi.
“Saat melintasi jalan lurus menurun di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong dan tidak bisa dikendalikan,” ungkap AKP Arif.
Hilang kendali, truk trailer sarat muatan itu lantas memicu serangkaian tabrakan. Awalnya, truk tersebut menghantam bagian belakang Daihatsu Gran Max. Kerasnya dorongan membuat Gran Max terdorong ke depan, lalu menabrak Suzuki Carry angkot.
Rangkaian tabrakan beruntun tak berhenti di situ. Honda Mobilio bernomor polisi F 1819 YA dan Mitsubishi Canter ikut terlibat dalam insiden tersebut.
Tak hanya menghantam kendaraan searah, bagian depan samping kanan truk trailer Hino juga menyenggol sisi kanan truk Hino Wingbox B 9305 UEX yang datang dari arah berlawanan, menambah kompleksitas kecelakaan.
Di tengah kerusakan parah dan kepanikan yang terjadi, petugas kepolisian bersyukur. “Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka,” tegas Arif.
Saat ini, pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat identitas seluruh pengemudi yang terlibat, serta meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Setelah proses evakuasi yang memakan waktu, dilaporkan bahwa pada pukul 12.30 WIB, arus lalu lintas dari arah Kota Sukabumi menuju Bogor dan sebaliknya berangsur-angsur kembali normal dan lancar. Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi pengemudi, khususnya kendaraan besar, akan pentingnya pengecekan menyeluruh terhadap sistem pengereman sebelum memulai perjalanan.(*)
Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah















