Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Agu 2025 12:33 WIB

Kecelakaan Maut di Tanjakan Pasir Reungit, Pemotor Scoopy Tewas Usai Bersenggolan dengan Truk


					Suasana di lokasi kecelakaan maut antara motor Scoopy dan truk Hino di Jalan Raya Palabuhanratu, Minggu (3/8/2025) pagi. Perbesar

Suasana di lokasi kecelakaan maut antara motor Scoopy dan truk Hino di Jalan Raya Palabuhanratu, Minggu (3/8/2025) pagi.

JENTERANEWS.com – Nasib nahas menimpa seorang pengendara sepeda motor, M. Nurul Alifin. Ia tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan maut dengan sebuah truk di Jalan Raya Palabuhanratu, tepatnya di Kampung Pasir Reungit RT 03/05, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (3/8/2025) pagi.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini diduga kuat dipicu oleh kurangnya kehati-hatian korban saat bermanuver di jalur yang menanjak dan menikung.

Kapolsek Warungkiara, AKP H.R. Panji Setiaji, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, kecelakaan melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah truk Hino bernomor polisi B 9584 ZJ dan satu unit motor Honda Scoopy dengan nomor polisi F 4635 UCO.

“Kecelakaan bermula saat truk Hino yang dikemudikan oleh sopir berinisial A melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Palabuhanratu,” ujar AKP Panji Setiaji dalam keterangannya, Minggu (3/8).

Sesampainya di Km 27, tepat di tanjakan menikung Kampung Pasir Reungit, dari arah berlawanan muncul motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh M. Nurul Alifin.

“Diduga karena kurang konsentrasi saat melewati tanjakan yang menikung tersebut, pengendara motor kehilangan kendali (out of control) dan melebar ke lajur kanan,” lanjut Kapolsek.

Nahas, pada saat bersamaan truk Hino sedang melintas dari arah depan. Karena jarak yang terlalu dekat dan tidak ada ruang untuk menghindar, senggolan hebat pun tak terelakkan. Akibat benturan keras itu, motor korban terpental hingga sejauh lima meter.

Korban, M. Nurul Alifin, yang tercatat sebagai warga Kampung Cilogong Hilir RT 06/02, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, mengalami luka fatal di bagian kepala serta luka sobek dan lecet di beberapa bagian tubuh. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).

“Korban meninggal dunia di TKP. Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu menggunakan ambulans dari Puskesmas Bantargadung,” beber Panji Setiaji.

Sementara itu, pengemudi truk Hino telah diamankan oleh warga di lokasi sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Sukabumi.

Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, terutama saat melintasi jalur dengan kontur jalan yang berbahaya seperti tanjakan dan tikungan tajam.(*)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

Baca Lainnya

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis

18 April 2026 - 07:22 WIB

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.
Trending di Sukabumi