Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 21 Mar 2026 15:31 WIB

Kios Kosong di Sagaranten Sukabumi Terbakar di Tengah Suasana Lebaran, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta


					Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Sagaranten, Bripka Lukky (kiri), menunjuk ke bagian plafon dan atap baja ringan yang hangus terbakar, sementara Petugas Pemadam Kebakaran Pos Sagaranten, Supyadin (kanan), melakukan pemeriksaan di lokasi kios kosong milik Uwen di Kampung Baros, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/3/2026). Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. (Foto: Dokumentasi P2BK Sagaranten) Perbesar

Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Sagaranten, Bripka Lukky (kiri), menunjuk ke bagian plafon dan atap baja ringan yang hangus terbakar, sementara Petugas Pemadam Kebakaran Pos Sagaranten, Supyadin (kanan), melakukan pemeriksaan di lokasi kios kosong milik Uwen di Kampung Baros, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (21/3/2026). Pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. (Foto: Dokumentasi P2BK Sagaranten)

JENTERANEWS.com — Suasana libur Lebaran di kawasan Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, mendadak digegerkan oleh insiden kebakaran. Sebuah kios kosong berkonstruksi permanen di Kampung Baros RT 004/005, Desa Pasanggrahan, dilalap si jago merah pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kejadian nahas ini pertama kali diketahui oleh Deri Arisandi (40), tetangga korban yang kebetulan sedang bersantai di teras rumahnya merayakan momen Lebaran. Dari kejauhan, Deri melihat kepulan asap pekat muncul dari dalam bangunan kios yang diketahui tidak berpenghuni tersebut.

Merasa curiga, Deri segera menghampiri sumber asap. Benar saja, kobaran api ternyata sudah membesar dan menjalar hingga membakar bagian plafon belakang kios beratap baja ringan itu. Saksi mata tersebut dengan tanggap langsung menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sagaranten dan menelepon sang pemilik bangunan.

Kios berukuran 6,5 x 6 meter tersebut diketahui milik Uwen (61), warga Kampung Cimangir RT 009/001, yang saat insiden terjadi sedang berada di kediamannya. Uwen baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari warga dan bergegas menuju lokasi.

Berdasarkan laporan resmi Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar Rumpaka, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

“Kondisi korban luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia nihil. Namun, kebakaran mengakibatkan rusaknya plafon atap dan dinding asbes bagian tengah bangunan. Total taksiran kerugian materiil mencapai kurang lebih Rp 10.000.000,” lapor Deniar pada Sabtu (21/3/2026) sore.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Damkar Sagaranten, Tagana, Trantib Kecamatan, Koramil 2211, Polsek Sagaranten, dibantu jajaran IPSM dan warga setempat langsung bergotong-royong mengamankan lokasi dan memastikan api benar-benar padam agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api di dalam bangunan kosong tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh pihak berwajib.

Mengantisipasi kejadian serupa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Sagaranten terus mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana kebakaran, terlebih saat meninggalkan bangunan atau tempat usaha dalam keadaan kosong.(*)


Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca