Menu ✖

Mode Gelap

Kabar Daerah · 2 Mar 2025 17:55 WIB

Kisah Pilu di Palabuhanratu: Pria Lumpuh Terlantar, Diduga Korban Pembuangan Ambulans


					Herman, pria yang diduga ditelantarkan di pinggir Jalan PLTU, Cipatuguran, Palabuhanratu, dalam kondisi memprihatinkan. Ia tampak lemah dan tidak bisa berjalan. Perbesar

Herman, pria yang diduga ditelantarkan di pinggir Jalan PLTU, Cipatuguran, Palabuhanratu, dalam kondisi memprihatinkan. Ia tampak lemah dan tidak bisa berjalan.

JENTERANEWS.com – Jalan PLTU, Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menjadi saksi bisu kisah memilukan seorang pria paruh baya. Herman, demikian ia memperkenalkan diri, ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbaring lemah di bawah rindangnya pepohonan.

Pria yang mengenakan kaus biru lusuh bergambar Garuda itu hanya bisa pasrah duduk bersandar, dikelilingi barang-barang seadanya. Kantong plastik hitam berisi pakaian, botol air mineral kosong, dan lembaran kardus kumal menjadi saksi bisu hari-harinya yang penuh nestapa.

Wajahnya yang kuyu, tatapan mata kosong, dan kondisi fisik yang sangat lemah menggambarkan penderitaan yang ia alami. Herman diduga kuat menjadi korban pembuangan dari sebuah ambulans oleh sekelompok orang.

Kisah Herman dengan cepat menyebar di media sosial, memicu gelombang keprihatinan dan empati dari warganet. Unggahan yang viral menyebutkan bahwa Herman diduga berasal dari Sukaraja dan diturunkan paksa di lokasi tersebut pada malam hari.

“Kami memohon kepada pihak terkait, terutama Dinas Sosial, untuk segera turun tangan. Informasi yang kami terima, pria ini dibuang dari ambulans oleh tujuh orang. Diduga berasal dari Sukaraja, ia diturunkan sekitar pukul 21.00 malam. Kondisinya sangat memprihatinkan, tidak bisa berjalan, dan sudah bertahan hidup di sini selama dua minggu,” tulis salah satu unggahan yang beredar luas.

Saat ditemui, Herman dengan suara lirih membenarkan bahwa dirinya dibuang dari ambulans. “Saya Herman, sudah tiga hari di sini. Saya dibuang dari mobil ambulans,” ujarnya.

Herman menunjukkan luka bekas jahitan di kakinya, mengisyaratkan kondisi kesehatannya yang memprihatinkan. “Saya tidak bisa jalan,” ucapnya singkat, dengan suara yang hampir tak terdengar.

Kondisi fisiknya yang lemah, gigi yang rusak, dan tenggorokan yang kering membuat ucapannya sulit dipahami. Namun, penderitaan yang ia alami tergambar jelas dari tatapan matanya.

Hingga saat ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, yang baru mengetahui informasi tersebut, berjanji akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.

“Terima kasih atas informasinya, kami akan segera melakukan pengecekan ke lokasi,” kata Deni singkat.

Kisah Herman ini menjadi potret buram kondisi sosial yang masih terjadi di sekitar kita. Warganet berharap agar pihak terkait segera memberikan bantuan dan penanganan yang layak bagi Herman.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Sudaryono Tegaskan Pengelolaan Program Makan Bergizi Harus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

31 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono ketika menyampaikan penjelasan terkait prioritas komoditas dan strategi stabilisasi harga dalam program Makan Bergizi (MBG).

Lima Pejabat Desa Cihamerang Sukabumi Mundur Massal Imbas Polemik Anggaran Pematangan Lahan

31 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Kandang Ternak Tak Lagi Aman, Gelombang Pencurian Resahkan Warga Sinarbentang Sukabumi

30 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Jaga Kondusivitas Palabuhanratu, Polres Sukabumi Rangkul Komunitas Angkutan Umum

30 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Suasana penuh keakraban saat Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi merangkul pengemudi angkot di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini digelar untuk mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat terkait Kamtibmas.

Longsor Terjang Nyalindung Sukabumi: TPT Halaman Rumah Warga Ambruk, Material Sempat Tutup Jalan Desa

30 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) halaman rumah warga yang ambruk di Kampung Cikupa, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026). Material longsoran sempat menutup akses jalan desa sebelum akhirnya dibersihkan melalui kerja bakti oleh warga bersama unsur gabungan.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Gudang Miras Oplosan di Citamiang, Ratusan Botol dan 75 Liter Cairan Diamankan

30 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Barang bukti berupa 198 botol minuman beralkohol berbagai merek, 83 botol miras oplosan, dan 75 liter miras oplosan dalam galon yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan pelaku berinisial H di kawasan Jalan Otista, Citamiang.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca