JENTERANEWS.com – Derai air mata haru menyambut kedatangan Siti Ulfa (35), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, di kediamannya di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, pada Ahad (30/3/2025). Ulfa, yang sebelumnya mengalami penyiksaan oleh majikannya di Arab Saudi, akhirnya dapat kembali ke tanah air lebih cepat dari perkiraan.
Kisah pilu Ulfa bermula ketika video curahan hatinya viral di media sosial pada Rabu (5/3/2025). Dalam video tersebut, ia menceritakan perlakuan keji yang diterimanya, mulai dari kekerasan fisik hingga kelaparan. “Tolong Pak/Bu yang bisa bantu saya keluar dari sini. Saya mau pulang,” ujarnya dalam video yang menggugah simpati publik.
Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Dinas Tenaga Kerja, merespons cepat video tersebut. Koordinasi intensif dilakukan dengan keluarga Ulfa dan sponsor yang memberangkatkannya ke Arab Saudi. Hasilnya, pemulangan Ulfa yang awalnya dijadwalkan setelah Lebaran, dapat dipercepat.
“Kami bersyukur, Ulfa dapat kembali ke tanah air sebelum Lebaran. Ini semua berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, keluarga, dan sponsor,” ujar Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menjenguk Ulfa di kediamannya.
Kepulangan Ulfa tidak hanya disambut haru oleh keluarga, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Banyak yang merasa lega dan bersyukur Ulfa dapat kembali dengan selamat.
“Kami sangat prihatin dengan apa yang dialami Ulfa. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap perlindungan PMI,” kata seorang tetangga Ulfa.
Kasus Ulfa menjadi pengingat akan pentingnya perlindungan bagi PMI. Pemerintah Kota Sukabumi berjanji akan terus berupaya memastikan setiap warganya yang bekerja di luar negeri mendapatkan hak-haknya.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan perlindungan maksimal bagi PMI asal Sukabumi,” tegas Ayep Zaki.
Kepulangan Ulfa membawa harapan baru bagi para PMI di Sukabumi. Mereka berharap, tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa rekan-rekan mereka.
“Semoga Ulfa menjadi kasus terakhir. Kami ingin bekerja dengan aman dan nyaman di luar negeri,” ujar salah seorang calon PMI.
Pemerintah Kota Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal perlindungan PMI. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan para pahlawan devisa ini dapat bekerja dengan tenang dan kembali ke tanah air dengan selamat.(*)















