JENTERANEWS.com – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah permanen berlantai dua di Kampung Cekdam, RT 07 RW 02, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (24/10/2025) pagi. Peristiwa yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta.
Menurut laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, kejadian nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 08:50 WIB. Api dengan cepat membakar sebagian dapur dan lantai dua rumah milik Bapak Prati Diana AR (45), yang berukuran 10 x 15 meter dan dihuni oleh 1 Kepala Keluarga (KK) dengan total 5 jiwa.
Beruntung, pada saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar. Api baru diketahui ketika Bapak Prati Diana pulang, dan saat itu api sudah membesar di sebagian bangunan. Berkat kesigapan warga dan upaya pemadaman yang cepat, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09:30 WIB. Meskipun demikian, sejumlah barang berharga hangus dilalap si jago merah, termasuk barang elektronik seperti TV, kulkas, serta dokumen penting seperti KK dan KTP, juga pakaian.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah dari arus pendek atau korsleting listrik. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta,” ujar Jenal, P2BK Kecamatan Sagaranten, dalam laporannya kepada BPBD Kabupaten Sukabumi.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun korban yang menderita luka-luka dalam insiden ini, satu KK yang terdampak kini terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Kondisi rumah yang terbakar sebagian, terutama di area dapur dan lantai dua, membuat tempat tinggal tersebut belum layak dihuni.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh korban adalah bahan material untuk perbaikan, sembako, dan pakaian layak pakai.
Menindaklanjuti laporan kejadian, P2BK Kecamatan Sagaranten bersama perangkat desa, kecamatan, Koramil, Polsek, Kasi Trantib, dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
Tim gabungan juga telah memberikan himbauan kepada masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik.
Laporan ini disampaikan langsung oleh Jenal dari P2BK Kecamatan Sagaranten, kepada BPBD Kabupaten Sukabumi, sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana yang terkoordinasi.(*)
[Hamjah]















