Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Mei 2025 09:17 WIB

Mantan Pegawai PDAM Nekat Curi Ratusan Water Meter, Kerugian Capai Rp70 Juta!


					Mantan pegawai PDAM berinisial I (26) saat diamankan Satreskrim Polres Sukabumi Kota. I ditangkap bersama seorang penadah usai mencuri sekitar 100 water meter di sejumlah wilayah Sukabumi. Perbesar

Mantan pegawai PDAM berinisial I (26) saat diamankan Satreskrim Polres Sukabumi Kota. I ditangkap bersama seorang penadah usai mencuri sekitar 100 water meter di sejumlah wilayah Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Aksi nekat seorang mantan pegawai PDAM berinisial MIM alias I (26) di Sukabumi berhasil dibongkar Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi Kota. Pria warga Desa Sukajaya, Kabupaten Sukabumi ini, tanpa ragu mencuri sekitar 100 unit water meter milik warga dengan menyamar sebagai petugas resmi. Peristiwa ini bukan hanya merugikan masyarakat secara materi, tetapi juga mengganggu pelayanan air bersih di beberapa wilayah.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengungkapkan bahwa I memanfaatkan pengalaman kerjanya di PDAM wilayah Cikembar selama hampir dua tahun untuk melancarkan aksinya. “Pelaku menggunakan atribut PDAM untuk mengelabui warga. Ia pura-pura sedang melakukan pengecekan, padahal mencopot dan mencuri water meter,” jelas AKBP Rita, Rabu (28/5/2025).

I ditangkap pada Senin (19/5/2025) malam. Berbekal kunci inggris dan sepeda motor, ia leluasa membongkar water meter dari rumah-rumah warga di sejumlah kecamatan, seperti Sukabumi, Cikole, Gunungpuyuh, Citamiang, hingga Warudoyong. Aksi pencurian ini berlangsung dari Januari hingga April 2025.

Tak hanya I, polisi juga meringkus MRH alias M (55), warga Cisaat, yang berperan sebagai penadah barang curian. M membeli water meter curian tersebut dengan harga murah, berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per unit.

Berdasarkan pengakuan I, motif pencurian ini semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Water meter curian dijual ke penadah,” ungkap AKBP Rita. Sayangnya, water meter yang dicuri tersebut sudah habis terjual. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor dan satu unit helm sebagai barang bukti.

Direktur Utama PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi, Sani Prawirakoesoema, menyampaikan kerugian yang tidak sedikit akibat kasus ini. “Kalau dari perhitungan kasar, kerugian akibat pencurian ini bisa mencapai sekitar Rp70 juta. Pelayanan jadi sangat terganggu karena begitu meterannya hilang, kami tidak ingin air mengalir tanpa meter,” kata Sani. Hilangnya water meter ini memaksa PDAM untuk mengurus penyesuaian laras, yang berdampak pada aliran air ke pelanggan, khususnya di wilayah Gunungpuyuh.

Kedua pelaku kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman pidana maksimal 7 tahun penjara.

Pihak PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi berharap pengungkapan kasus ini dapat memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang. Sani juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa melaporkan ke kantor-kantor pelayanan PDAM terdekat di wilayah Sukabumi Kota jika melihat adanya indikasi pencurian air, meteran hilang, atau tetangga yang menikmati air tanpa menggunakan meter,” tutup Sani.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap oknum yang mengaku petugas, serta pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga fasilitas umum demi kelancaran pelayanan.(*)

[Laporan: Awang | Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya

Si Jago Merah Amuk Permukiman di Cidahu Sukabumi, Satu Lansia Kehilangan Tempat Tinggal

26 Juli 2026 - 19:08 WIB

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk proses pendinginan pada puing-puing rumah berbahan bilik yang ludes terbakar di Kampung Bojongpari RT 01/03, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/7/2026).

Kemensos Salurkan Bantuan Rp278 Juta untuk Ratusan Korban Kebakaran Kampung Adat Cipta Mulya Sukabumi

26 Juli 2026 - 13:14 WIB

Petugas kemanusiaan sedang sibuk mendistribusikan bantuan logistik kedaruratan di posko penampungan untuk warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya, Cisolok, Sukabumi. Tampak tumpukan air minum kemasan dan berbagai kantong bantuan, seperti selimut dan kasur, yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar 420 jiwa penyintas.

Cegah Praktik Komersialisasi, Disdik Kabupaten Sukabumi Larang Keras Sekolah Jual Seragam dan Buku

25 Juli 2026 - 17:23 WIB

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, yang menegaskan larangan keras bagi satuan pendidikan untuk menjual seragam dan buku pelajaran.

Kebakaran Hebat Hanguskan Permukiman Adat Kasepuhan Ciptamulya di Sukabumi

25 Juli 2026 - 17:04 WIB

Penampakan api yang menyala hebat disertai kepulan asap hitam pekat saat melahap kerangka bangunan rumah panggung berkonstruksi kayu di kawasan permukiman adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7/2026) siang. Kebakaran yang terjadi di area perbukitan ini memicu kepanikan warga setempat.

Tragedi Sukabumi: Tiga Kakak Beradik Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Panggung Akibat Lilin

24 Juli 2026 - 18:35 WIB

Pemandangan malam lokasi kebakaran maut yang menghanguskan sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kabupaten Sukabumi. Tiga anak bersaudara tewas terjebak kobaran api di rumah ini. Garis polisi telah dipasang di sekeliling puing-puing bangunan.

Cuaca Panas dan Angin Kencang Picu Kebakaran Satu Hektare Lahan Jati di Bantargadung, Sukabumi

24 Juli 2026 - 17:55 WIB

kobaran api yang melanda area lahan kebun jati dan alang-alang di Kampung Leuwipari RT02/RW02, Desa Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (23/07/2026). Api terlihat meluas dengan cepat di tengah kegelapan malam akibat faktor cuaca panas dan angin kencang, mengancam pemukiman warga di sekitarnya sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Trending di Sukabumi