Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Agu 2025 07:47 WIB

Misteri Kematian Perempuan di Sukaraja, Ditemukan Luka Lebam Namun Keluarga Tolak Autopsi


					Petugas kepolisian dari Polsek Sukaraja dan Polres Sukabumi Kota saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat perempuan berinisial SL (41) di sebuah kamar kosan di Kecamatan Sukaraja, Senin (4/8/2025) malam. Perbesar

Petugas kepolisian dari Polsek Sukaraja dan Polres Sukabumi Kota saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat perempuan berinisial SL (41) di sebuah kamar kosan di Kecamatan Sukaraja, Senin (4/8/2025) malam.

JENTERANEWS.com – Misteri menyelimuti kematian seorang perempuan berinisial SL (41) yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kosannya di Kampung Kebon Manggu RT 03 RW 04, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, pada Senin (4/8/2025) petang. Meskipun ditemukan sejumlah luka ringan di tubuhnya, pihak keluarga menolak prosedur autopsi, sehingga penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan secara ilmiah.

Penemuan jenazah yang menggegerkan warga setempat ini berawal dari kecurigaan rekan korban, FA. Menurut Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, saksi merasa khawatir setelah panggilannya berkali-kali tidak mendapat sahutan dari dalam kamar korban.

“Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30 WIB. Saksi (FA) mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban,” ungkap Astuti saat dikonfirmasi pada Selasa (5/8/2025).

Karena curiga, FA memberanikan diri membuka pintu kamar yang tidak terkunci. Di dalam ruangan yang gelap, ia menyalakan lampu dan mendapati pemandangan yang mengejutkan. “Setelah lampu dinyalakan, saksi melihat korban sudah dalam posisi terlentang di tempat tidur. Saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” lanjut Astuti.

Penemuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sukaraja. Tim Inafis dari Polres Sukabumi Kota yang tiba di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama SL (41), seorang warga Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah SL dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi. Ketua Tim Penanganan Keluhan RSUD, dr. Irfanugraha Triputra Irawan, menjelaskan bahwa jenazah tiba di rumah sakit sekitar pukul 21.00 WIB dan pemeriksaan luar (visum et repertum) dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB.

Hasil pemeriksaan luar menemukan beberapa luka ringan. “Ditemukan lebam kecil di bahu kanan berukuran 3×4 cm, serta beberapa luka lecet di jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan,” jelas dr. Irfan.

Berdasarkan kondisi jenazah yang masih kaku, tim medis memperkirakan waktu kematian terjadi antara 2 hingga 6 jam sebelum jenazah tiba di instalasi pemulasaraan.

Meski demikian, dr. Irfan menegaskan bahwa penyebab pasti kematian tidak bisa dipastikan hanya dari pemeriksaan luar. “Untuk menyimpulkan penyebab kematian secara ilmiah, diperlukan autopsi. Namun, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” terangnya.

Jenazah yang saat tiba di rumah sakit masih mengenakan pakaian lengkap, akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada Selasa (6/8/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap tabir di balik kematian SL dan memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini.(*)


Kor : Raf

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi