Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 9 Jan 2026 17:22 WIB

Misteri Mayat Tanpa Kepala di Ciracap: Polisi Sisir Area Kebun Bambu, Autopsi Dijadwalkan Sabtu


					Anggota kepolisian bersama warga setempat menyisir aliran Sungai Curug Darismin di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/1/2026). Tim gabungan terus berupaya mencari potongan kepala korban yang belum ditemukan di area yang medannya cukup sulit dan rimbun. Perbesar

Anggota kepolisian bersama warga setempat menyisir aliran Sungai Curug Darismin di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/1/2026). Tim gabungan terus berupaya mencari potongan kepala korban yang belum ditemukan di area yang medannya cukup sulit dan rimbun.

JENTERANEWS.com – Teka-teki mengenai identitas dan keberadaan potongan kepala dari mayat yang ditemukan di Sungai Curug Darismin, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, masih belum terpecahkan. Hingga Jumat (9/1/2026), tim kepolisian bersama warga setempat terus melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Ciracap, AKP Taufick Hadian, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menemukan organ tubuh korban yang hilang guna mempermudah proses identifikasi. Pihaknya telah menginstruksikan jajaran personel untuk memperluas area pencarian di sepanjang aliran sungai.

“Karena pada waktu ditemukan kondisi mayat tidak utuh, saya telah mengarahkan anggota untuk berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat. Kami menyisir kembali aliran sungai, dengan harapan potongan kepala tersebut dapat segera ditemukan,” ujar AKP Taufick Hadian kepada awak media, Jumat (9/1/2026).

Penyelidikan polisi mengungkap fakta baru terkait pemilihan lokasi pembuangan jasad. Tempat Kejadian Perkara (TKP) diketahui merupakan area yang sangat sepi dan sulit dijangkau. Jasad korban tersangkut di aliran sungai kecil yang berada di tengah rimbunnya “Kebun Awi” (kebun bambu), berjarak sekitar 50 hingga 100 meter dari akses jalan desa.

AKP Taufick menjelaskan bahwa akses menuju titik tersebut merupakan jalan buntu yang aktivitasnya sangat minim. Jalur tersebut biasanya hanya dilintasi sesekali oleh warga yang hendak pergi ke sawah.

“Akses masuk ke TKP memang mengarah ke daerah perkebunan, tepatnya Kebun Awi, dan itu jalan buntu,” papar Taufick.

Kondisi geografis yang rimbun, curam, dan jauh dari permukiman padat penduduk ini diduga kuat dimanfaatkan oleh pelaku untuk menyembunyikan jejak kejahatan. Meskipun debit air sungai tidak terlalu besar saat penemuan, kontur medan yang curam menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan dalam melakukan penyisiran.

Terkait penanganan jenazah, saat ini jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan tim forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Posisi mayat sekarang sudah berada di RS Setukpa Polri Sukabumi. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, rencana autopsi akan dilaksanakan besok, hari Sabtu tanggal 10 Januari 2026,” ungkap Taufick.

Rencananya, setelah seluruh proses autopsi dan identifikasi selesai dilakukan oleh tim dokter forensik, jenazah akan dibawa kembali untuk dimakamkan di wilayah Desa Purwasedar.

Unit Reskrim Polsek Ciracap bersama Satreskrim Polres Sukabumi terus bekerja keras mendalami kasus dugaan pembunuhan ini. Polisi juga membuka layanan informasi bagi masyarakat untuk membantu mengungkap identitas korban.

AKP Taufick mengimbau warga, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam kurun waktu satu hingga dua minggu terakhir, untuk segera melapor ke Mapolsek Ciracap guna dilakukan pencocokan data fisik dan ciri-ciri khusus.(*)

Laporan: Rudi

Editor: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Jalankan Fungsi Pengawasan, DPRD Kabupaten Sukabumi Serahkan Rekomendasi Strategis LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

22 April 2026 - 19:05 WIB

KETUA DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali (kedua dari kiri), menjabat tangan dan menyerahkan dokumen rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), pada Rapat Paripurna di ruang sidang utama, Palabuhanratu, Selasa (21/4/2026). Penyerahan dokumen ini disaksikan oleh Wakil Bupati H. Andreas (paling kiri) dan pimpinan DPRD lainnya.

Kejar PAD dan Tegakkan Aturan, DPRD Sukabumi Ultimatum Perusahaan Farmasi di Parungkuda Terkait Izin dan Tata Ruang

22 April 2026 - 18:49 WIB

Suasana rapat koordinasi jajaran pejabat dan pemangku kepentingan yang berlangsung serius di sebuah ruang pertemuan. Tampak beberapa peserta di meja rapat berbentuk U sedang menggunakan laptop untuk meninjau materi presentasi, sementara seorang pria berseragam di ujung meja memberikan arahan.

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi: Sebuah Rumah Panggung di Gegerbitung Roboh, Warga Diimbau Waspada

22 April 2026 - 18:18 WIB

Petugas gabungan dari P2BK, Satpol PP, Babinsa, dan Tagana Kabupaten Sukabumi berdiri di hadapan reruntuhan rumah panggung milik Ibu Manah di Kampung Cipari, Desa Cijurey, usai melakukan peninjauan dan koordinasi lapangan terkait dampak cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Provinsi Cimaja-Cibareno Sukabumi, Tim Gabungan Lakukan Pembersihan Cepat

21 April 2026 - 18:53 WIB

Material longsor dan pohon tumbang menutupi jalur Cimaja-Cibareno akibat hujan lebat pada Selasa (21/4/2026). Gambar menunjukkan kondisi jalan yang terhalang total, sementara hujan masih mengguyur. Di latar depan, tampak sepeda motor petugas dan seorang dengan penutup kepala bermotif pisang yang unik sedang mengamati situasi. Tim URC Bima Sakti langsung dikerahkan untuk pembersihan.

Rapat Dinas April 2026: Bupati Sukabumi Tegaskan Kedisiplinan ASN dan Optimalisasi Pendapatan Daerah

21 April 2026 - 17:00 WIB

RAPAT DINAS. Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) memimpin Rapat Dinas Bulan April 2026 di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/2026). Rapat ini difokuskan pada penegakan disiplin ASN di tengah efisiensi anggaran dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Korsleting Picu Kebakaran Gardu PLN di Cikembar Sukabumi, Petugas Damkar Bertindak Cepat

21 April 2026 - 16:52 WIB

Seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi dari Posko VIII Cikembar mengerahkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan titik api akibat korsleting pada instalasi kabel gardu listrik PLN di Kampung Cibodas, Desa Kertaraharja, Cikembar, Sukabumi, Selasa (21/04/2026) pagi. Respon cepat petugas berhasil menjinakkan api dalam waktu singkat tanpa korban jiwa.
Trending di Sukabumi