JENTERANEWS.com – Derasnya hujan yang mengguyur Jalan Nasional Sukabumi–Bogor pada Rabu (30/7/2025) petang menjadi saksi bisu sebuah tragedi memilukan. Upaya seorang ibu menembus kemacetan lalu lintas berakhir duka setelah anak perempuannya yang baru berusia 6 tahun tewas mengenaskan di lokasi kejadian.
Insiden maut ini terjadi di Kampung Ongkrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 18.15 WIB. Korban, berinisial DA (6 tahun), yang dibonceng oleh ibunya, tewas seketika setelah terjatuh dari sepeda motor dan terlindas ban truk tronton.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, memaparkan kronologi kejadian nahas tersebut. Semua berawal ketika EL (34 tahun), ibu korban, mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi F 4778 KA. Sambil membonceng putri kecilnya, ia melaju dari arah Cibadak menuju Parungkuda.
Kondisi jalan saat itu lurus namun menurun, ditambah dengan hujan deras dan arus lalu lintas yang padat merayap. Tak sabar terjebak kemacetan, EL nekat mengambil jalur bahu jalan yang berbatu, atau yang biasa disebut gili-gili, untuk mendahului kendaraan di depannya.
“Pengendara motor melaju melalui bahu jalan yang berbatu untuk mencoba mendahului dari sisi kiri sebuah truk Hino tronton bernomor polisi B 9887 FH yang dikemudikan oleh UK (38 tahun), warga Jampangkulon,” jelas Ipda Wangsit.
Nahas, takdir berkata lain. Permukaan bahu jalan yang licin dan tidak rata akibat bebatuan membuat sepeda motor yang dikendarai EL kehilangan kendali tepat saat berada di sisi kiri truk.
“Diduga motor hilang kendali saat mendahului dari sisi kiri truk, kemudian terjatuh ke arah kanan, tepat di bawah bagian depan kendaraan truk Hino tersebut,” lanjut Wangsit.
Benturan keras tak terhindarkan. DA, sang anak yang duduk di boncengan, jatuh tepat di kolong truk dan terlindas. Ia menderita luka parah di bagian kepala serta patah tulang tangan kanan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jerit pilu sang ibu tak mampu mengembalikan keadaan.
Sementara itu, EL selaku pengendara motor hanya mengalami luka ringan. Kerugian materiel akibat insiden ini diperkirakan hanya sebesar Rp200 ribu, namun kerugian nyawa tak ternilai harganya.
Saat ini, pengemudi truk beserta kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mapolres Sukabumi untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas. Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam dan menjadi pengingat getir akan risiko fatal dari sebuah kelalaian kecil di jalan raya.(*)
Reporter: Reporter Joko S
Redaktur: Hamjah















